Sejarah Masjid Jami’ Lasem di Rembang

0 345

Masjid Jami’ Lasem

Kompleks Masjid Jami’ Lasem adalah salah satu cagar budaya yang ada di Jawa Tengah. Masjid ini terletak di Desa Kauman, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Jawa Tengah. Masjid Jami Lasem berada disebelah jalan raya pantai Utara Jakarta-Surabaya dan Kampung Pecinan. Sebelah Timur kompleks Masjid Jami Lasem berbatasan dengan jalan dan bekas alun-alun yang sekarang menjadi kios-kios makanan dan minuman. Sedangkan sebelah Selatan dan Barat Kompleks Masjid merupakan daerah Kelurahan Kauman.

Sejarah Berdirinya Masjid Jami’ Lasem

Sejarah berdirinya Masjid Jami Lasem  mempunyai keterkaitan dengan sejarah Kota Lasem. Lasem sudah dikenal sejak jaman Kerajaan Majapahit, tepatnya pada masa pemerintahan Hayam Wuruk. Sumber “Negarakertagaama” menyebutkan bahwa Hayam Wuruk pernah mengadakan perjaanan ke Lasem pada tahun 1276 çaka (Bambang Sumadio, 1975 hlm 263). Menurut sumber tersebut, penguasa Lasem pada waktu itu adalah ratu Indudewi yang bersuamikan Rajasawardhana seorang penguasa dari Mentahun (Slamet Muyono, 1979, hlm. 275). Di dalam sumber Pararaton, disebutkan bahwa gelar Bhre Lasem Sang Ahayu diberikan kepada putri Hayam Wuruk yang bernama Kusumawardhani (Ki Padmopuspito, 1966, hlm. 86). Sedangkan di dalam babad Lasem disebutkan bahwa pada tahun çaka 1276, Lasem diperintah oleh Dewi Indu sepupu raja Hayam Wuruk dari Wilwatikta. Pada masa kerajaan Mataram Islam Lasem juga menjadi wilayah kerajaan sejak masa pemerintahan Sultan Agung pada tahun 1616 M (Graaf 1986, 41-42).

Masa berdirinya Masjid Jami Lasem sendiri belum dapat diketahui secara pasti. Namun beberapa prasasti yang ada di Masjid Jami Lasem dapat menjadi data yang dihubungkan dengan masa pendirian maupun pemugaran masjid. Di dalam ruang utama masjid terdapat lima prasasti berhuruf dan berbahasa arab dan satu prasarti berhuruf dan berbahasa Jawa. Empat diantara lima prasasti memuat angka tahun 1829 M, 1318 H, 1281 H, dan 1286 H. Belum dapat diketahui angka tersebut berkenaan dengan pendirian atau pemugaran masjid, karena prasasti hanya berisi kalimat toyyibah atau kalimat pujian. Berdasarkan data yang ada Masjid Jami Lasem pada jaman dulu berperan penting dalam kehidupan sosial politik.

Source Masjid Jami' Lasem Rembang
Comments
Loading...