Sejarah Masjid Al Muttaqin

0 75

Sejarah Masjid Al Muttaqin

Masjid Al Muttaqin merupakan sebuah masjid sederhana yang dibangun di atas tanah wakaf di Dusun Klegen, Desa Sendangsari, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo D.I.Y. Bangunan masjid seluas kurang lebih 145 meter persegi mulai dibangun pada tahun 1983 melalui penggalangan dana swadaya masyarakat yang di pelopori oleh organisasi remaja masjid pertama yaitu PENGRAKET (Pengajian Remaja Klegen Tengah.

Sebagai satu-satunya masjid yang berada di lingkungan Dusun Klegen, Desa Sendangsari, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, masjid Al Muttaqin menjadi sarana ibadah bagi lebih dari 180 KK warga di empat RT yaitu 14,15,16,17 di dua RW 08 dan 09, yang beragama islam.

Warga masyarakat berasal dari beragam latar belakang pekerjaan, Sebagian besar adalah Petani, Pekerja Bangunan, dan Wiraswasta. Sebagian lainnya adalah karyawan di berbagai sektor swasta.

Sejarah perkembangan masjid Al Muttaqin dari aspek fisik berjalan lambat. Kondisi struktur fisik cukup kokoh dengan 8 tiang di bagian utama ruang sholat, 1 buah toilet dan tempat berwudhu untuk ikhwan-akhwat. Namun demikian hingga saat ini kapasitas masjid Al Muttaqin masih kurang luas, untuk pengajian bulanan setiap malam ahad kliwon peserta ibu-ibu masih menumpang tempat di rumah warga yang terletak di sebelah selatan masjid ini. Sejak pertama pembangunannya tahun 1983 belum pernah dilakukan pengembangan fisik lebih lanjut.

Source http://masjidalmuttaqin08.blogspot.com http://masjidalmuttaqin08.blogspot.com/2018/04/sejarah-masjid-al-muttaqin.html
Comments
Loading...