Masjid Laweyan Solo

0 328

Masjid Laweyan

Masjid Laweyan merupakan masjid tertua yang saat ini masih berdiri kokoh dan menjadi bukti penyebaran agama Islam di Solo pada masa Kerajaan Pajang. Masjid Laweyan terletak di  Jl. Liris No1. Pajang Laweyan, Kampung Batik Laweyan, Dusun Belukan RT. 4 RW. 4, Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Surakarta.

Sejarah Masjid  Laweyan

Masjid Laweyan berdiri sejak tahun 1546, di masa Kerajaan Pajang jauh sebelum berdirinya Surakarta (1745M). Kerajaan tersebut merupakan cikal bakal kesultanan Mataram yang kemudian pecah menjadi Kasunanan Surakarta dan Ngayogyakarta. Didirikan pada masa Pemerintahan Sultan Hadiwijaya di Kerajaan Pajang, jauh sebelum adanya Masjid Agung Solo. Hebatnya, bangunan Masjid Laweyan masih kokoh berdiri, bahkan beberapa ornamen masjid masih terjaga dengan baik. Selain itu, ada juga beduk dan kentongan yang usianya ratusan tahun. Sisa bangunan yang usianya tua adalah 12 tiang utama masjid yang terbuat dari kayu jati.

Karakteristik Masjid Laweyan

Bentuk arsitek masjid yang mirip seperti Kelenteng Jawa, juga menjadi ciri khas Masjid Laweyan yang berbeda dengan bentuk arsitek masjid pada umumnya. Ciri arsitektur Jawa ditemukan pula pada bentuk atap masjid, bentuk atap menggunakan tajuk atau bersusun. Atap Masjid Laweyan terdiri atas dua bagian yang bersusun. Dinding masjid Laweyan terbuat dari susunan batu bata dan semen. Penggunaan batu bata sebagai bahan dinding, baru digunakan masyarakat sekitar tahun 1800. Sebelum dibangun seperti sekarang, bahan-bahan bangunan masjid, sebagian menggunakan kayu. Bukti bahwa dinding awal Masjid Laweyan adalah kayu, ditunjukkan dengan adanya rumah pelindung makam kuno terbuat dari kayu.

Source Masjid Masjid Laweyan Solo
Comments
Loading...