Sejarah Masjid Agung Ats-Tsauroh Serang

0 101

Masjid Agung Ats-Tsauroh Serang

Masjid Agung Ats-Tsauroh Serang yang dahulu disebut Masjid Pegantungan, dan sekarang lebih dikenal dengan sebutan Masjid Agung Serang, mulai dibangun oleh Rd. Tumenggung Basudin Tjondronegoro (1870 – 1888 M) mantan Bupati Pandeglang dan Bupati Serang. Mewakafkan tanah yang ditempati sekarang oleh Masjid seluas ± 2,6 Ha. Awalnya dibangun hanya Masjid tanpa menara. Selanjutnya telah mengalami beberapa kali renovasi.
Tahun 1930 Tb. Nurdin menata Masjid seperti Masjid Kesultanan Banten tetapi tanpa menara. Dan pada tahun 1956 Bapak Ayif Usman, KH. Sochari, dll, menyempurnakan bangunan dengan mendirikan menara.

Pada tahun 1968 masa Bupati Letkol H. Suwandi, Masjid itu diberi nama Masjid Ats- Tsauroh yang berarti Masjid Perjuangan, pada tahun 1974 bangunan Masjid dirubah. Pembangunan itu di pimpin oleh Bapak. Ayif Usman dan dikerjakan oleh H. Mulya Syarif.

Tahun 1993, Bupati Serang kala itu H. Sampurna memprakarsai untuk merenovasi bangunan Masjid. Maka dibentuklah panitia pembangunan antara lain H. Ma’mun Sochari, H. Aman Sukarso, H. Embay Mulya Sayarif, H. Hilmi serta yang lainnya. Renovasi inilah yang masih bertahan hingga sekarang (2013).

Source https://kotaserang.com https://kotaserang.com/2013/09/profil-masjid-agung-as-tsaurah-serang-banten.html
Comments
Loading...