Sejarah Makam Jabang Bayi Cirebon

0 402

Lokasi Makam Jabang Bayi Cirebon

Makam Jabang Bayi Cirebon terletak di Jl. Kesambi Raya No.79, Drajat, Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat 45134.

Sejarah Makam Jabang Bayi Cirebon

Makam Jabang Bayi yang dikenal juga dengan Makam Bayi” merupakan salah satu makam yang cukup banyak didatangi pengunjung di kota Cirebon. Biasanya pengunjung makam ramai pada malam jum’at kliwon dan mencapai puncaknya pada Maulid Nabi. Namun demikian pada hari-hari biasa, kitapun sering menjumpai pengunjung makam ini.

Hal yang biasa dilakukan pengunjung di makam ini adalah melakukan surak, yakni melemparkan sejumlah uang recehan (koin) pada anak-anak bahkan ibu-ibu yang sering menunggu pengunjung. Mereka itu adalah warga sekitar lingkungan makam. Sementara itu pengunjung yang datang secara rombongan sering kali melakukan tahlilan yang dilakukan di bagian depan dalam ruangan bangunan makam. Namun demikian satu hal sangat lajim dilakukan pengunjung adalah nyekar dengan menaburkan kembang di makam sekaligus melakukan shalawat yang biasanya dibimbing oleh Juru Kunci yang ada di makam ini.

Keberadaan Makam Jabang Bayi tidak jauh dari perempatan antara Jalan Cipto Mangunkusumo, Jalan Kesambi Raya, Jalan Pangeran Derajat, dan Jalan Cendrawasih tepatnya masuk dalam Kelurahan Kesambi, Kecamatan Kesambi. Situs dengan luas bangunan maupun lahannya ± 30 m2 ini kecuali sebelah barat yang berbatasan dengan Jalan Kesambi Raya, semua sisi berbatasan dengan pemakaman yang jaman dulu dikenal dengan Pekuburan Arab. Makam ini dikelola Pengurus Makam Jabangbayi dan Juru Kunci.

Dalam kehidupan masyarakat Cirebon, keberadaan makam Jabang Bayi ini cukup berpengaruh. Ini terlihat dari banyak nama-nama sesuatu yang mengacu ke tempat yang dinamakan “Jabang Bayi” ini. Di antaranya adalah nama pekuburan yang melingkungi makam ini dimana pekuburan ini dikenal dengan nama “Pekuburan Jabang Bayi”. Bahkan saat ini nama Pekuburan Jabang Bayi lebih dikenal daripada nama Pekuburan Arab yang menjadi nama pekuburan sebelumnya.

Satu hal yang penting yang menandai keberadaan situs ini adalah area sekitar situs selalu ramai. Ini tidak lain dikarenakan keberadaan pedagang bunga serta perlengkapan untuk ritual nyekar atau selamatan yang lain yang jumlahnya cukup banyak di area sekitar situs ini. Bahkan dapat dikatakan tempat ini merupakan salah satu pusat perdagangan perlengkapan nyekar dan ritual-ritual lain yang berhubungan dengan kepercayaan terbesar di kota Cirebon. Di antara barang-barang itu adalah bunga-bungaan seperti mawar, melati, dan kenanga. Selain itu ada menyan, kendi, jeruk nipis, hingga telur ayam kampung yang dapat digunakan untuk ritual mengusir roh jahat. Karena keberadaan pedagang-pedagang ini, untuk menaburkan kembang ke pusara kuburan Jabang Bayi, pengunjung tidak dibuat susah dan hanya cukup membeli kembang tersebut pada mereka.

Sebelum berada di tempatnya sekarang ini, makam Jabang Bayi berada di pesisir, tepatnya di dekat Pos Pintu Satu Pelabuhan atau dekat Jalan Ade Irma Suryani Nasution. Sekarang makam ini berada di tempatnya sekarang ini, yaitu di sebelah atau pojok kuburan Arab, setelah dipindahkan yang dilakukan pada tahun 1921 atas perintah pihak keraton. Sedangkan cungkup atau bangunan yang berfungsi untuk menutupi makam dibuat pada tahun 1978 dengan biaya yang didapat dari para donator yang tidak lain adalah tamu-tamu makam.

Makam Jabang Bayi sendiri terdiri dari 2 undakan yang terbuat dari ubin warna hitam. Nisannya terbuat dari batu yang diukir dan dicat warna keemasan. Tepat di atas makam tedapat kerangka besi berwarna hitam yang digunakan sebagai tempat kelambu penutup makam dengan panjang + 1,25 M, lebar + 1 M, dan tinggi + 1 M. Kelambunya sendiri pada bagian dalam berwarna putih terang dan pada bagian luarnya berwarna putih terang dengan bertaburkan motif-motif bunga beraneka warna yang tidak begitu mencolok. Di bagian depan tengah atas terdapat hiasan bunga dengan beraneka warna yang agak mencolok hingga tampak jelas terlihat dalam latar kelambunya yang berwarna dasar putih.

Source Sejarah Makam Jabang Bayi Cirebon Jawa Barat
Comments
Loading...