Sejarah Lapangan Pasir Tanjungbalai

0 67

Sejarah Lapangan Pasir Tanjungbalai

Dahulunya lapangan pasir itu adalah rawa-rawa yang terbentang di depan istana Asahan . pada masa tanjungbalai dipimpin seorang walikota Patuan Naga Nasution dilakukan pengerukan sungai Istana sampai sungai Bengkel di buang kerawa-rawa depan komplek istana Asahan menjadi lapangan pasir. Dari kemunculan lapangan ini banyak dimanfaatkan masyarakatsebagai daerah rekreasi baru, masyarakat sering mengadakan bazar dan pasar malam, dan berbagai hiburan lainnya seperti band, dan acra acara hibura lainnya.

Seiring berjalannya waktu lapangan pasir ini di bangu lapangan bola kaki, bola volly, dan bola takrau.disinilah setiap harinya masyarakat datang untuk berolah raga.

Kemudian pihak ahli waris kesultanan Asahan untuk menyerahkan aset kerajaan itu kepada masyarakat Tanjungbalai melalui pemko Tanjungbalai secara syah sekitar tahun 2002 dimasa walikota dr.Sutrisno Hadi, SpOG. Sebagai penghormatan dan penghargaan kepada kesultanan Asahan maka lapangan ini ditabalkan melalui sebuah perda Tanjungbalai dengan nama lapangan Sultan Abdul Djalil Rahmadsyah.

Setelah di serahkan ahli waris kesultanan Asahan ke Pemko Tanjungbalai barulah lapangan ini direnovasi dengan membangun alun-alun atapnya dengan bermitifkan kerang dan dilengkapi dengan sarana kamar mandi disinilah walikota dan jajaran pemerintah lainnya duduk untuk menyaksikan acara-acara Nasional, serta dipasang pagar sekeliling. Upacara hari besar Nasionalserta acara-acara besar seperti hari jadi Tanjungbalai pada setiap tanggal 27 Desember, pameran dan festifalmaka lapangan pasir ini menjadi pilihannya.

Biasanya setiap sore sabtu dan minngu masyarakat Tanjungbalai sering mengunjungi tempat ini, terutama muda mudinya. Biasanya mereka datang untuk jalan-jalan, foto-foto, olahraga dan membeli makana, makanan yang biasanya di jual di sekitar Tanjungbalai adalah makan tradisiona seperti jagung bakar,pisang sopit, mie goreng, nasi goreng dan berbagai jenis kue basah seperti kue lapis, kue jagung, kue lumpang, kue cara, lepat nagasari, lepat ubi,lepat pulut, kue ombus-ombus dan lain lain.

Source kampungkucinta.blogspot.c http://kampungkucinta.blogspot.com/2016/06/tempat-yang-bersejarah-di-tanjungbalai.html
Comments
Loading...