Sejarah Langgar Bubrah di Kudus

0 294

Langgar Bubrah

Langgar Bubrah merupakan sebuah tempat kuno yang terbuat dari batu bata berukiran unik khas Majapahit yang kondisinya kini tinggal setengah dan berada pada sebidang tanah yang cukup kecil di sekitaran permukiman padat penduduk. Lokasinya berada di permukiman warga di sisi gang sempit Dukuh Tepasan, Desa Demangan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus.

Sejarah Langgar Bubrah

  Lingga, Batu Persegi Panjang dan Batu Umpuk

Langgar Bubrah ini dibangun pada abad XV sekitar tahun 953 H/1533 M oleh Pangeran Pontjowati dari Majapahit. Pangeran Pontjowati pada zaman dahulu diberi sebuah tanah perdikan di area Kota Kudus oleh Majapahit. Kemudian beliau membangun sebuah tempat ibadah yang dahulu dikenal dengan sebutan Bancik-an atau tempat pemujaan pada masa kejayaan Hindu di Kudus. Tempat tersebut adalah Langgar Bubrah. Pada masa kejayaan Hindu, bangunan Langgar Bubrah digunakan sebagai tempat pemujaan atau beribadah bagi umat Hindu. Setelah masuknya Islam ke Kudus yang dibawa oleh Sunan Kudus dan masyarakat sudah memeluk agama Islam, kemudian tempat itu dijadikan sebagai tempat pertemuan para Wali.

Pangeran Pontjowati kemudian memeluk agama Islam setelah Sunan Kudus masuk ke kota Kudus dan beliau menjadi salah satu muridnya. Lalu Pangeran Pontjowati memperistri anak dari Sunan Kudus bernama Dewi Prodobinabar yang merupakan anak dari istri sunan Kudus yang bernama Dewi Sari atau Dewi Pecat Tondo Terung.

Karakteristik Langgar Bubrah

Bangunan Langgar Bubrah ini memiliki ukuran panjang 6,3 m, lebar 6 m dan tinggi 2,75 m. Terdiri dari batu bata yang memiliki ukiran khas Majapahit yang mana pada zaman dahulu dipahat oleh Kiyai The Ling Sing (Telinsing). Kyai Telingsing sendiri adalah seorang ulama Cina sekaligus seniman ukir yang menjadi guru atau penasehat dari Sunan Kudus.

Selain batu bata yang terukir unik, bangunan ini dulunya hanya terdapat satu saka tunggal dengan dasaran batu Umpak untuk memperkuat pondasi sebagai penopang atap Langgar Bubrah. Jika dilihat sekarang ini, Batu Umpak tersebut berada di Luar Langgar Bubrah dan ukurannyapun cukup besar. Batu Umpak di Langgar Bubrah berdiameter 77 cm, tinggi 50 cm dan keliling 250 cm.

 

Source Langgar Bubrah Kudus
Comments
Loading...