Sejarah KV Senang Belitung

0 26

Sejarah KV Senang

Ketika berkunjung ke Pulau Belitung menggunakan pesawat udara, orang akan menapakkan kaki di Bandara Hanandjoeddin yang berada di Kota Tanjungpandan. Kota Tanjungpandan dimulai sejarahnya dari berdirinya Kampung Gunong yang menjadi pusat pemerintahan Kerajaan Balok dan Kampung Ilir yang ditinggali oleh warga keturunan Tionghoa yang menjadi pusat ekonomi.

Pada Tahun 1853, Kampung Gunong dijadikan sebagai pusat pemerintahan Kolonial Belanda di Belitung yang kemudian dipindahkan ke Kampong Ume. Permukiman yang berkembang selanjutnya adalah Kampung Pandan di kawasan sekitar Tanjungpendam sekarang. Pusat kota Tanjungpandan yang terletak disekitar Bundaran Batu Satam, tumbuh seiring berkembangnya perusahaan timah Belanda yang terletak di antara Kampung Pandan, Kampung Gunong, Kampung Ume dan Kampung Ilir (pecinan).

Kavling Senang, atau KV Senang yang sekarang terletak di pinggiran Bundaran Batu Satam Kota Tanjung pandan, awalnya terletak di balik kompleks bangunan yang dibangun sekitar tahun 1890an. Dulu, KV Senang dibangun sebagai tempat nongkrong dan bersantai saat jam istirahat para ambtenaar, para pekerja kantor, sopir dan penjaga toko-toko di Belitung saat itu. Di area ini terdapat kedai-kedai kopi, warung makanan serta rumah bola (bilyard). Di KV Senang biasanya orang datang untuk mengobrol sambil menikmati kopi.

Salah satu kedai kopi tertua di Belitung yaitu Warung Kopi Ake, awalnya berjualan kopi menggunakan gerobak di bawah Tugu Jam Gede pada tahun 1922 sebelum masuk ke KV Senang. Warung Mak Jannah yang saat ini masih berjualan mie Belitong, telah dikelola oleh generasi keempat. Warkop Ake dan Mie Mak Jannah seolah telah menjadi trademark KV Senang. Warkop Ake sampai saat ini masih mempertahankan meja batu marmer yang sudah digunakan hampir seabad lamanya.

Sejak tahun 2012, kawasan KV Senang telah direvitalisasi dan sering menjadi tempat para pegiat seni dan budaya untuk menampilkan karya-karya mereka. Meskipun di KV Senang sedang tidak ada pertunjukan, kawasan ini sudah mulai dikunjungi warga sejak pagi hari untuk mencari sarapan pagi atau sekedar ngobrol sambil menikmati kopi. Sering kali tempat ini menjadi tempat mencari informasi tentang hal-hal yang sedang diminati warga. Tak heran, di area ini bisa saja terlihat para pejabat seperti gubernur atau bupati sedang menikmati kopi sambil berbincang-bincang dengan warga. Di KV Senang juga terdapat toko-toko souvenir. Area ini baru akan sepi menjelang tengah malam, ketika pemilik kedai-kedai kopi beristirahat untuk kembali bekerja pada pagi hari.

Source http://visitbangkabelitung.com http://visitbangkabelitung.com/content/kv-senang
Comments
Loading...