Sejarah Koffie Fabriek Aroma Bandoeng

0 96

Koffie Fabriek Aroma Bandoeng

Seolah tak bergeming dalam perjalanan waktu yang terus berganti, sebuah pabrik kopi di Jalan Banceuy ini tetap kokoh berdiri merefleksikan cerminan bangunan Art Deco masa kini. Walau wajahnya tak lagi rupawan, namun eksistensinya menyiratkan sejarah perkembangan arsitektur bangunan Art Deco di Bandung antara tahun 1920 – 1930.

Bangunan itu bernama Koffie Fabriek Aroma Bandong, sebuah legenda kopi yang didirikan oleh keturunan China bernama Tan Houw Siah pada tahun 1930. Dengan bekal pengetahuan dan pengalaman bekerja di pabrik kopi milik Belanda selama sepuluh tahun, akhirnya ia memutuskan untuk mendirikan sendiri sebuah pabrik kopi. Di atas tanah seluas 1300 m² Tan Houw Siah membangun sebuah pabrik kopi, gudang penyimpanan, toko, dan tempat tinggal. Tahun 1971 sejak ia meninggal dunia, Koffie Fabriek Aroma Bandong dikelola oleh anak tunggalnya bernama Widyapratama yang semakin sukses menjadikan kopi Aroma diakui oleh dunia.

Walaupun konsumennya semakin luas, tak banyak yang berubah dari bangunan itu. Masih tampak langgam dengan gaya eksotis modern ciri khas Art Deco tempo dulu. Tradisi pengolahan kopi pun masih menggunakan alat produksi yang sama. Mesin pengolah kopi yang bermerk “Probat” produksi Jerman tahun 1936, mesin timbang, mesin panggang, lemari, rak, mesin pemisah biji kopi, mesin giling, toples kaca, hingga kemasan kopi semula masih digunakan hingga saat ini. Cara ini digunakan untuk mempertahankan cita rasa kopi agar tetap sesuai dengan visinya yaitu menghasilkan kopi terbaik dengan sistem pengolahan terbaik.

Kekonsistensian Koffie Fabriek Aroma Bandoeng inilah yang membuat pabrik kopi ini menjadi istimewa. Tak hanya luar bangunan namun juga bagian dalam bangunan yang masih hidup seperti semula. Bandung sebagai satu dari tiga kota yang bangunan Art Deconya masih terpelihara selain Napier (SelandiaBaru) dan Miami (AmerikaSerikat), memiliki rekaman sejarah melalui Koffie Fabriek Aroma Bandoeng. Bangunan tempo dulu yang masih mempertahankan visualisasi gaya eksotis modern ciri khas Art Deco masa lalu yang masih mempertahankan fungsinya sampai sekarang. Kini sekalipun wajahnya terhalang oleh para pedagang onderdil kaki lima, Koffie Fabriek Aroma Bandoeng masih menjadi persinggahan favorit bagi para pecinta kopi lokal maupun manca negara.

Source http://info.pikiran-rakyat.com http://info.pikiran-rakyat.com/?q=direktori/kuliner/kota-bandung/koffie-fabriek-aroma-bandoeng
Comments
Loading...