Kerajaan Demak

0 396

Kerajaan Demak

Kesultanan Demak merupakan kerajaan Islam yang pertama di Pulau Jawa. Kerajaan Demak berdiri sekitar abad ke-15 M. Pendiri kerajaan ini adalah Raden Patah, seorang putra Raja Majapahit Kertawijaya yang menikah dengan putri Campa. Pada masa Kerajaan Majapahit, Demak merupakan salah satu wilayah kekuasaannya. Ketika Kerajaan Majapahit mengalami kehancuran akibat perang saudara tahun 1478, Demak bangkit menjadi kerajaan Islam yang pertama di Pulau Jawa. Candrasangkala pada Masjid Demak menyatakan bahwa tahun 1403 Saka (1481) sebagai tarikh berdirinya Kerajaan Demak. Secara geografis Demak terletak di Jawa Tengah.

Kerajaan yang satu ini yaitu kerajaan Demak yang sangat terkenal, pada kerajaan ini juga merupakan hal yang menjadi penyebaran  agama islam yang ada di pulau jawa ini. Meski kejawaan dari kerjaan ini yaitu tidak panjang tetapi pernah juga mengalami suatu kejayaan.Banyak masa-masa yang menjadikan kejayaan kerajaan ini dan kemundurannya juga memiliki banyak faktor. Bangunan Kerajaan Demak ini memiliki atap yang beringkat seperti rumah,yang sekarang masih di jaga dengan baik di jaga keasliannya pada waktu sekarang. Banyak kerajaan yang memisahkan diri setelah kemunduran dari kerajaan mataram ini .Pada kerajaan ini di jawa tengah kerajaan demak merupakan hal yang dapat di jadikan sebagai langsung sebagai pengganti kerajaan mataram.

Sementara raja nya yaitu raja Demak yang memiliki nama Raden fatah merupakan putera Majapahit. Awal abad ke-16, Kerajaan Demak menjadi kerajaan yang kuat di Pulau Jawa, hanya kerajaan Demak di Jawa yang mampu menandingi usaha kerajaan ini dalam memperluas kekuasaannya dengan menundukan beberapa kawasan pelabuhan dan pedalaman di nusantara ini. Setelah Raden Patah wafat pada tahun 1518 M, Kerajaan Demak dipimpin oleh Adipati Unus (1518-1521). Ia menjadi Sultan Demak selama tiga tahun. Kemudian ia digantikan oleh adiknya yang bernama Sultan Trenggana (1521- 1546) melalui perebutan takhta dengan Pangeran Sekar Sedo Lepen. Untuk memperluas daerah kekuasaannya, Sultan Trenggana menikahkan putra-putrinya, antara lain dinikahkan dengan Pangeran Hadiri dari Kalinyamat (Jepara) dan Pangeran Adiwijaya dari Pajang. Sultan Trenggana berhasil meluaskan kekuasaannya ke daerah pedalaman. Ia berhasil menaklukkan Daha (Kediri), Madiun, dan Pasuruan. Pada saat melancarkan ekspedisi melawan Panarukan, Sultan Trenggana terbunuh. Pada masa Sultan Trenggana, wilayah kekuasaan Kerajaan Demak sangat luas meliputi Banten, Jayakarta, Cirebon (Jawa Barat), Jawa Tengah, dan sebagian Jawa Timur.

Source Kerajaan Demak Kerajaan Demak
Comments
Loading...