Sejarah Kelen­teng See Hin Kiong

0 67

Kelen­teng See Hin Kiong

Berkunjung ke Kota Padang, Sumatera Barat, tak akan lengkap rasanya jika tak melihat keindahan arsitektur Kelenteng See Hin Kiong. Dalam sejarahnya, Kelen­teng See Hin Kiong ini diprakarsai dan didirikan Kapten Lie Goan Hoat dan Letnan Lie Soen Mo, serta Letnan Lie Lian It pada 1893. Dan selesai diba­ngun pada 1897.

Awalnya, tempat ibadah ini, terletak di Jalan Kelenteng, Kelurahan Kampung Pondok, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat. Namun gempa bumi di Kota Padang pada 30 September 2009, meluluhlantakkan hampir seluruh bangunan di kawasan itu, tak terkecuali kelenteng, cagar budaya ini. Akibatnya, bangunan Kelenteng tak dapat digunakan untuk beribadat.

“Gempa tiga tahun lalu merusak Kelenteng See Hin Kiong, yang juga salah satu bangunan cagar budaya kelas A. Para tuako dan warga Tiong­hoa, sepakat mendirikan kelenteng baru pada Desember 2010,” ungkap Indra Budi Dermawan, Sekretaris Kelenteng See Hien Kiong.

Bangunan Kelenteng baru ini tak beda dengan yang lama. Bentuk aslinya tetap dipertahankan. Kelenteng ini dirancang oleh arsitek dari China dengan model Kelenteng Kuno dari Hokkian, Tjoan Tjiu.

Semenjak diresmikan lagi akhir maret 2013, Kelenteng See Hin Kiong kini menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan luar maupun lokal saat berkunjung ke Kota Padang.

Tidak sulit akses ke lokasi kelenteng ini, karena sebagian besar masyarakat Padang mengetahui tempat ini. Jadi tak perlu cemas, jika ingin berkunjung ke Cagar Budaya Kelenteng See Hin Kiong ini.

Jika kita dari Bandara Internasional Minangkabau, cukup menggunakan taksi resmi, maka anda bisa langsung diantar ke Kelenteng See Hin Kiong. Atau jika ingin lebih berhemat, maka gunakan bus Damri atau Tranex, sebagai alternatif paling tepat, dan turun di RTH Imam Bonjol, lalu berjalan sekitar 20 menit menuju kelenteng. Jika tak kuat berjalan lama, kita bisa menggunakan ojek yang banyak parkir di RTH Imam Bonjol.

Saat sore menjelang, kelenteng ini ramai pengunjung. Setiap hari rata-rata 100 orang berkunjung ke sana. Jumlah tersebut meningkat saat akhir pekan atau hari libur. Pengunjung didominasi anak muda dari Kota Padang. Mereka pun tak sendirian, kebanyakan berkunjung bersama keluarga maupun kerabatnya.

Banyak di antara mereka datang hanya untuk foto bersama teman. Namun, tak sedikit yang datang untuk melihat keindahan arsitektur dan ukiran-ukiran Kelenteng See Hin Kiong.

Source https://www.jia-xiang.biz https://www.jia-xiang.biz/berwisata-ke-kelenteng-tua-di-padang/
Comments
Loading...