Sejarah Kantor Kesyahbandaran Tanjung Perak Surabaya

0 230

Lokasi Kantor Kesyahbandaran

Kantor ini terletak di Jalan Kalimas Baru No. 194 Kelurahan Perak Utara, Kecamatan Pabean Cantikan, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur.

Yang melatarbelakangi berdirinya bangunan tersebut, pada tahun 1890 komoditas ekspor Hindia Belanda seperti nila, kopi, padi, tapioka, tembakau dan gula dari Pelabuhan Surabaya sudah sangat dikenal di pasar Eropa, utamanya pada bursa Rotterdam dan Bremen.

Pada tahun 1908 Kepala Bagian Teknik Kantor Pengairan Kota Surabaya W.B. van Goor berhasil membuat perencanaan yang tampaknya cukup ambisius. Rencana yang diajukan adalah membangun dermaga pada perairan dalam sejajar dengan pantai dari barat ke timur sampai muara Kalimas, berseberangan dengan instalasi Angkatan Laut.

Kantor Kesyahbandaran

Mencegah berlarut-larutnya pelaksanaan pengembangan pelabuhan di Surabaya, Pemerintah Hindia Belanda mengajukan masalah tersebut ke Direktur Pekerjaan Umum  Kota Rotterdam, yang kemudian mengirimkan G.J. de Jongh dan Prof. DR. Ir. J. Kraus bertindak menjadi supervisor pembangunan Pelabuhan Surabaya. Setelah melakukan pengamatan di lapangan selama tiga bulan, para ahli dari Nederland tersebut setuju membangun fasilitas berdasar rancangan van Goor, tetapi dengan beberapa perubahan.

Yang dikerjakan kemudian memang membuat dermaga sejajar dengan garis pantai, tetapi dibuat lebih mendekat ke daratan, hingga terdapat lahan perairan lebih luas untuk membangun kolam pelabuhan. Pekerjaan teknis dimulai tahun 1912 unntuk kemudian tahun 1916 terjadi penambahan bangunan DroogdokMaatschappijSurabaya (DMS) yang dapat dianggap sebagai cikal bakal PT. Dok & Perkapalan Surabaya (DPS) yang masih berdiri hingga saat ini.

Dengan selesainya pembangunan fasilitas pokok, pada tahun 1925 seluruh kegiatan pelabuhan pindah dari (Kali) Mas ke (Tanjung) Perak. Dengan demikian, berdirinya Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak pun diperkirakan terjadi pada proses pengembangan proposal pengembangan Tanjung Perak, yang mana bangunan kesyahbandaran tersebut merupakan salah satunya yang harus dibangun.

Tugas Kesyahbandaran

Kesyahbandaran adalah unit pelaksana teknis pemerintahan di bidang kebandaran, perkapalan dan jasa maritim dalam lingkungan Kemenetrian Perhubungan, yang dipimpin oleh seorang kepala yang disebut Syahbandar.

Tugas Kesyahbandaran adalah melaksanakan penilikan kebandaran, keselamatan kapal, pengukuran dan pendaftaran kepal serta kegitan jasa maritim. Selain itu pula mempunyai tugas melaksanakan ketertiban dan patroli, penyidikan tindak pidana pelayaran di dalam daerah Lingkungan Kerja (DLKr) dan Daerah Lingkungan Kepentingan (DLKp) pelabuhan serta pengawasan pekerjaan bawah air (PBA), salvage, pemanduan dan penundaan kapal.

Sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Walikota Surabaya Nomor 188.45/251/ 402.104/1966, bangunan Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya (BCB) dengan nomor urut 38. Keberadaan bangunan ini dlindungi dengan UU yang harus dirawat dan tetap dijaga keaslian bentuknya.

Source Kantor Kesyahbandaran Tanjung Perak Jawa Timur
Comments
Loading...