Sejarah Kampung Dongeng (Kado) Tangerang Selatan Banten

0 15

Sejarah Kampung Dongeng (Kado) Tangerang Selatan Banten

Di mulai sejak tahun 1992 Mochammad Awam Prakoso (lahir di Blora, Jawa Tengah, 18 Mei 1973; umur 43 tahun), yang lebih dikenal sebagai Kak Awam atau Awam Prakoso yang saat itu masih duduk di bangku kuliah mencoba untuk mengembangkan salah satu bakat dan hobinya yaitu seni. Pada saat kuliah itulah Awam Prakoso bergabung dengan sanggar Kumpulan Mahasiswa Muhammadiyah Insan Seni (kummis) untuk mengembangkan bakatnya serta menimba ilmu terutama ilmu seni peran.

Berbekal ilmu seni peran yang didapatkannya, Awam Prakoso mulai mencoba menularkan beberapa kegiatan positif kepada anak-anak di sekitar rumahnya. Di sela-sela kesibukannya, Awam Prakoso mulai mendongeng untuk anak-anak dengan berbekal ilmu theatrical yang dimilikinya. Kak Awam yang pada saat itu belum ahli menirukan suara binatang maupun backsound tertentu mencoba menggambarkan segala sesuatu dengan teatrikal.

Kesibukannya bekerja membuat kegiatan ini sempat terhenti untuk sementara waktu, akan tetapi krisis moneter yang menimpa bangsa ini pada tahun 1998 membuat Kak Awam kehilangan pekerjaannya. Akan tetapi, dibalik itu semua membuatnya menjadi lebih bebas untuk berkreasi dan mengembangkan bakat seninya. Hampir setiap hari Awam Prakoso berkeliling ke sekolah-sekolah untuk mendongeng. Tidak hanya itu, dia juga secara rutin membuka pintu rumahnya untuk menerima tamu-tamu cilik yang ingin mendengarkan dongeng.

Dan mulai tahun 2009 Kak Awam secara resmi mendirikan Yayasan Kampung Dongeng Tunas Bangsa yang berpusat di Tangerang Selatan sebagai sarana untuk terus menyebarkan cita-citanya yaitu menyebarkan dan mendirikan 1000 Kampung Dongeng.

Source https://gpswisataindonesia.wordpress.com https://gpswisataindonesia.wordpress.com/2016/08/06/kampung-dongeng-kado-tangerang-selatan-banten/
Comments
Loading...