Sejarah Istana Alwatzikoebillah Sambas

0 222

Lokasi Istana Alwatzikoebillah Sambas

Istana Alwatzikoebillah yang terletak di Desa Dalam Kaum, Sambas, Kalimantan Barat.

Sejarah Istana Alwatzikoebillah Sambas

Sebelumnya, Sambas merupakan Kerajaan Hindu. Kemudian hari, Sambas berubah menjadi Kerajaan Islam dengan nama Kesultanan Sambas. Raden Sulaiman (anak dari Sultan Tengah, Anak Sultan Brunai) merupakan Sultan Sambas pertama dan dinobatkan menjadi Sultan Sambas yang pertama. Sebelum hijrah ke Lubuk Madung (lokasi istana), Raden Sulaiman bertempat tinggal di Kota Lama (pusat Kerajaan Sambas) bersama istrinya Mas Ayu Bungsu (putri Ratu Sepudak, penguasa Kerajaan Sambas). Setelah difitnah, ia pun memboyong keluarganya ke Kota Bangun, tempat dimana dulu ia menetap di Sambas sebelum ia menikah dengan Mas Ayu Bungsu.

Setelah berhasil membangun Kota Bangun, bahkan lebih maju dari Kota Lama, Raden Sulaiman memutuskan pindah ke Lubuk Madung. Lubuk Madung merupakan pertemuan tigas sungai, yaitu Sungai Subah, Sungai Sambas Kecil, dan Sungai Teberau.Kemudian, di lokasi tersebutlah didirikan Istana Kesultanan yang hingga sekarang dikenal dengan nama Istana Alwatzikoebillah. Namun, Istana Alwatzikhoebillah yang terlihat sekarang ini, baru dibangun pada masa pemerintahan Sultan Muhammad Mulia Ibrahim Syafiuddin (1931-1943), sultan ke-15 Kesultanan Sambas. Pembangunan istana alwatzikoebillah tersebut relatif singkat, yaitu dari tahun 1933 sampai tahun 1935. Konon, biayanya yang mencapai 65.000 gulden itu merupakan pinjaman dari Kesultanan Kutai Kartanegara

 

Source Sejarah Istana Alwatzikoebillah Sambas KalBar
Comments
Loading...