Sejarah Hotel Siantar

0 67

Hotel Siantar

Siantar Hotel atau Hotel Siantar benar-benar menjadi hotel yang berada di pusat kota Kota Pematangsiantar. Hotel yang dibangun pada 1913 ini, yang di zaman dahulu jadi tempat kongkow orang-orang Belanda, dan karenanya menjadikan Hotel Siantar sebagai hotel tertua di Pematang Siantar, berada di sisi utara Lapangan Merdeka, lapangan utama Kota Pematangsiantar. Adapun yang berada di sisi selatan Lapangan Merdeka adalah gedung Balaikota atau Kantor Walikota Pematangsiantar, yang diresmikan pemakaiannya pada 1920.

Meski relatif sama tuanya, dan sama-sama punya nilai historis, terutama terkait Peristiwa Siantar Hotel 15 Oktober 1945, sosok fisik Hotel Siantar tidak se-klasik gedung Balaikota. Tak ada tanda-tanda kalau Siantar Hotel, dari segi arsitektur, adalah hotel antik. Bangunannya yang sekarang tak beda dengan bangunan kontemporer pada umumnya. Mungkin karena bangunan lama sudah dirombak habis oleh pemiliknya. Menyimak catatan sejarahnya, Hotel Siantar dulunya merupakan hotel milik pengusaha berkewarganegaraan Swiss. Baru pada 1969, hotel yang berada di lahan seluas 22.000 meter persegi (2,2 hektar) ini, dan saat itu baru punya 22 kamar, dibeli pengusaha lokal bernama Julianus Hutabarat.

Pada 1972, pemilik barunya mulai melakukan renovasi dan perluasan hotel. Sejak itu, pengembangan hotel di ‘kawasan hijau’ kota Pemangsiatanr itu terus dilakukan dan akhirnya menjadi sosok Hotel Siantar seperti yang sekarang: hotel yang punya 82 kamar (mulai dari kamar standard sampai presiden suite), 2 convention hall, ruang rapat, restoran, kolam renang, karaoke, dan berbagai fasilitas hotel lainnya. Yang paling mutakhir dan relatif independen adalah Siantar Sports Center, yang berada di sisi timur hotel.

Source http://www.indoplaces.com http://www.indoplaces.com/mod.php?mod=indonesia&op=view_hotel&hotid=351
Comments
Loading...