situsbudaya.id

Sejarah Gereja Katedral Bogor

0 140

Lokasi Gereja Katedral

Gereja ini terletak di Jalan Kapten Muslihat No. 22 Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat.

Gereja Katedral

Awalnya, lahan Gereja Katedral ini merupakan lahan yang dibeli oleh Mgr. Adamus Carolus (A.C) Claessens pada tahun 1881, yang kemudian didirikan sebuah panti asuhan yang diberi nama Vincentius pada tahun 1886. Lalu, pada tahun 1896 salah seorang keponakan A.C. Claessens, yaitu M.Y. Dominikus Claessens, mendirikan sebuah gereja untuk umat Katholik.

Semula bangunan gereja itu masih menyatu dengan bangunan umum lainnya yang dapat digunakan untuk aula. Akan tetapi, seiring semakin bertambahnya umat yang beribadat di gereja tersebut sehingga diperlukan gereja tersendiri yang lebih besar agar bisa menampung umatnya dalam beribadah. Pada tahun 1905 dibangunlah sebuah katedral seperti yang terlihat sekarang, sedangkan gereja lama digunakan untuk pertemuan.

Di lahan itu pula, pada tahun 1926 oleh Ny. Schmutzer-Hendriks didirikan sebuah yayasan yang bernama Katholeke Jeugde Organitatie (KJO) untuk menampung kegiatan kepemudaan. Yayasan ini kemudian diubah namanya menjadi Budi Mulia. Di dalam kompleks lahan pekarangan yang dibeli A.C. Claessens ini sekarang meliputi Gereja Katedral, Pastoran, Seminari, Sekolah, dan Bruderan Budi Mulia. Luas bangunannya sekitar 1.248 m² yang berdiri di atas lahan seluas 2.937 m².

Bangunan Gereja Katedral

Bagian kiri depan gereja terdapat menara. Pintu gereja berbentuk setengah lingkaran dan terdapat geometrik pada daun pintunya serta di atasnya terdapat patung Bunda Maria. Jendela gereja berbentuk persegi panjang dan tinggi dengan berbagai hiasan dalam kacanya. Sedangkan, pada bagian atas atap gereja maupun menara terdapat tanda salib.

Keunikan bangunan gereja ini bisa disimak dari sisi kiri dan kanan. Dari tampak samping tersebut, terlihat dengan jelas bahwa bangunan gereja ini ternyata memiliki kerangka atap sebanyak tujuh berbentuk meruncing (kerucut), dan masing-masing sisi pada setiap kerangkanya terdapat jendela dengan hiasan kaca yang lumayan tinggi.

Bangunan gereja ini memiliki dua lantai dengan struktur beton yang kuat yang lantainya terbuat dari bahan tegel, dan dindingnya terbuat dari bata dengan dicat warna putih, yang memberi kesan kemegahan akan bangunan gereja ini.

Source Gereja Katedral Jawa Barat
Comments
Loading...