Gedung Kavallerie – Artillerie di Surakarta

0 233

Lokasi Gedung Kavallerie – Artillerie

Gedung ini terletak di Jalan Ronggowarsito No. 128 Kelurahan Kepabron, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah. Lokasi gedung ini berada di kompleks Pura Mangkunegaran, atau tepatnya berada di sebelah timur Pamedan Mangkunegaran. Pamedan adalah hamparan tanah lapang yang luas yang berada di depan, sebelum masuk ke halaman dalam Pura Mangkunegaran.

Sejarah Gedung Kavallerie – Artillerie

Gedung Kavallerie-Artillerie ini dibangun pada tahun 1874, semasa pemerintahan Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara IV. Gedung ini merupakan bangunan bersejarah yang dulunya digunakan sebagai tangsi Legiun Mangkunegaran, Sedangkan, pamedan digunakan sebagai tempat latihan prajurit Kadipaten Mangkunegaran, atau sebagai pusat kegiatan Legiun Mangkunegaran.

Legiun Mangkunegaran merupakan unit militer Asia termodern pada zamannya yakni didirikan atas perintah penguasa Perancis Napoleon Bonaparte. Perancis yang terlibat peperangan dengan Prusia, Rusia dan Inggris, memiliki angkatan darat terkuat di dunia ketika itu. Legiun Mangkunegaran pun dibentuk dengan mengadopsi ‘Grande Armee’ dari Napoleon Bonaparte.

Mangkunegara II sebagai penguasa Pura Mangkunegaran memiliki visi ke depan dan mampu mengadopsi gagasan modern pada zamannya yakni organisasi militer ala Eropa sekaligus terkuat di dunia. Mangkunegara II mengambil inisiatif membentuk pasukan ini ketika Gubernur Jenderal Hindia Belanda yang ke-36 Herman Willem Daendels datang ke Jawa.

Legiun Mangkunegaran dibentuk dengan dua macam kepentingan, yaitu merupakan cadangan pasukan yang berguna untuk Pasukan Hindia Belanda, dan juga sebagai alat politik yang digunakan untuk menakut-nakuti setiap usaha meniadakan politik pecah belah.

Legiun yang awalnya berkekuatan 1.150  personel ini dibentuk tahun 1808 sebagai wadah untuk menampung dan membangun kembali kekuatan militer peninggalan pendahulunya, Mangkunegara I atau Pangeran Sambernyawa.

Arsitektuk Gedung Kavallerie – Artillerie

Dilihat dari bentuk bangunan utamanya, gedung ini memiliki gaya arsitektur Indische Empire. Arsitektur Indische Empire adalah gaya arsitektur yang berkembang pada abad 19 di Hindia Belanda, yang dipopulerkan oleh Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels (1808-1811). Gaya ini, salah satunya ditandai oleh adanya empat kolom gaya Yunani model Doric.

Sebagai bangunan cagar budaya (BCB), Gedung Kavallerie-Artillerie ini sekarang telah mendunia lantaran bangunan ini pernah dipakai sebagai latar dalam pagelaran Solo International Performing Art (SIPA) dari tahun 2010 sampai dengan tahun 2012, dan Solo International Ethnic Music (SIEM) dengan tata pencahayaan yang spektakuler.

Source Gedung Kavallerie - Artillerie Surakarta
Comments
Loading...