Sejarah Gedung BNI 46 Yogyakarta

0 520

Lokasi Gedung BNI 46

Gedung BNI ini terletak di Jalan Ahmad Dahlan No. 1 Kampung Kauman RT. 38 RW. 11 Kelurahan Ngupasan, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasi gedung ini berada di pojok perempatan atau lampu merah benteng, atau berada pada pertemuan Jalan Ahmad Dahlan dan Jalan Trikora.

Sejarah Gedung BNI 46

Menurut catatan sejarah yang ada, gedung BNI ini dulunya merupakan gedung yang digunakan untuk kantor Nederlandsch- Indische Levensverzekeringen en Lijfrente Maatschappij (NILLMIJ). NILLMIJ merupakan perusahaan asuransi jiwa yang didirikan oleh C.F.W. Wiggers van Kerchem. .

Gedung tersebut merupakan hasil rancangan Ir. Frans Johan Louwrens Ghijsels, seorang arsitek Belanda kelahiran Tulungagung, mulai dibangun pada tahun 1921 dan selesai pada tahun 1922. Kantor-kantor NILLMIJ di Hindia Belanda, pada umumnya dibangun dengan cita rasa arsitektur tinggi. Gedung NILLMIJ yang memiliki luas bangunan 1.141,8 m² di atas lahan seluas 1.343,8 m² ini dibangun megah dan kokohGhijsels, arsitek yang dipercaya mendesain kantor NILLMIJ Yogyakarta ini, merancang dengan langgam Art Deco. Gaya khas arsitektur ini ditandai dengan konstruksi pilar-pilar tinggi. Pintu dan jendela yang lebar dan tinggi pada gedung ini merupakan ciri-ciri bangunan Eropa. Dinding dihiasi dengan roster yang berfungsi sebagai sirkulasi udara dan pencahayaan sekaligus mempercantik tampilan arsitektural.

Gedung BNI Yogyakarta (tampak dari depan)

Pada waktu Jepang menduduki Yogyakarta, gedung ini diambilalih oleh Tentara Dai Nippon untuk digunakan sebagai kantor radio Jepang dengan nama Hoso Kyoku. Setelah Jepang hengkang, dimanfaatkan sebagai studio siaran radio Mataramse Vereniging Voor Radio Omroep (MAVRO). MAVRO ini sebagai perintis Radio Republik Indonesia (RRI) Nusantara II Yogyakarta. Setelah RRI lahir pada 11 September 1945, gedung NILLMIJ digunakan juga oleh RRI untuk melakukan siaran.

RRI Yogyakarta berulang kali menyiarkan berita kecurangan Sekutu.  Karena siaran itu dianggap merugikan, maka pada 25 dan 27 November 1945 pesawat udara yang dikenal dengan Royal Air Force, melakukan pengeboman terhadap gedung RRI Yogyakarta.

Kini, bekas gedung NILLMIJ ini digunakan untuk gedung BNI 46 Yogyakarta. Gedung ini di prakarsai oleh Margono Djojohadikusumo pada 5 Juli 1946, dengan tujuan untuk kelancaran pemerintah di bidang keuangan dan perekonomian masyarakat. Pada 5 Juli 1946, Pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) Nomor 2 Tahun 1946 tentang pembentukan BNI. Upacara peresmian dilakukan oleh Wakil Presiden (Wapres) Mohammad Hatta berlangsung di gedung ini.

Gedung BNI 46 Yogyakarta ini ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai cagar budaya di bawah Balai Pelestarian Cagar Budaya Yogyakarta. Sebagai cagar budaya, gedung ini dilindungi UU RI Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

Source Gedung BNI 46 Yogyakarta
Comments
Loading...