Sejarah GBIP Pniel Pasuruan

0 124

Lokasi GBIP Pniel

GPIB ini terletak di Jalan Anjasmoro No. 6 Kelurahan Kandangsapi, Kecamatan Panggungrejo,  Kota Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Lokasi gereja ini berada di sebelah utara Terminal Bis yang lama.

Sejarah GBIP Pniel

Bangunan gereja ini diresmikan pada 15 November 1829 dengan nama De Protestantse Kerk te Pasoeroean. Pemerintah Hindia Belanda mendirikan gereja ini untuk mengakomodasi umat Kristen Protestan di Pasuruan. Kota ini semakin berkembang akibat digulirkan Undang-Undang Gula dan Undang-Undang Agraria Tahun 1830, yang memberikan izin semakin luas perusahaan swasta Eropa menanamkan investasinya di Hindia Belanda. Seiring itu pula, semakin banyak orang Belanda dan Eropa yang tinggal di Hindia Belanda, termasuk Kota Pasuruan.

Pada tahun 1854, bangunan gereja ini mengalamim kerusakan, dan selanjutnya diperbaiki kembali. Setelah selesai, gereja ini diresmikan pada 15 Agustus 1855. Pada waktu itu, jalan yang menuju ke gereja tersebut masih ditumbuhi pohon cemara yang  cukup rindang berjajar di kiri-kanan jalan. Halaman gereja tidak memiliki pagar seperti sekarang ini. Sehingga, saat dari Jalan Balaikota sudah tampak akan kemegahan gereja berlanggam Gothic yang didominasi warna putih.

Renovasi GBIP Pniel

Bangunan ini kembali dipugar pada tahun 1910 hingga 1917. Dalam pemugaran ini sedikit mengalami perubahan pada fasad bangunan gereja. Menara di atas gevel sedikit diperbesar berbentuk kubus, dan di atasnya diberi atap. Kemudian, bentuk lingkaran menyerupai roda di tengah-tengah gevel diubah menjadi persegi panjang yang atasnya melengkung dan dipasangi besi memanjang untuk menempatkan bendera. Di depan gereja, dibangun sebuah tugu berbentuk silinder. Selain itu, halaman gereja telah disulap menjadi taman dengan beraneka pepohonan.

Gereja yang di bangun di atas lahan seluas 1.916 m² ini berdasarkan Surat Keputusan Walikota Pasuruan Nomor 188/496/423.031/2015 tentang Penetapan Cagar Budaya Kota Pasuruan ditetapkan sebagai salah satu dari 20 bangunan atau kawasan yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya Kota Pasuruan seusai yang tertera pada Diktum Kesatu.

 

Source GBIP Pniel Jawa Timur
Comments
Loading...