Sejarah Desa Nagrog

0 62

Sejarah Desa Nagrog

Desa Nagrog diperkirakan berdiri sekitar tahun 1905. Kata Nagrog berdasarkan sejarah masyarakat setempat berasal dari bahasa Sunda dari asal kata “naragog”. Ini diperoleh dari kebiasaan masyarakat setempat yang sering kumpul bersama di pinggir jalan sambil duduk di atas batu alam.

Pada tahun 1983 semula Desa Nagrog mencakup hingga wilayah Desa Sakambang yang bertetanggaan. Tahun 1983 melalui Kepala Desa bernama Khoerudin Desa Nagrog akhirnya dimekarkan menjadi dua yaitu, Desa Nagrog dan Desa Sakambang. Didasari pada intruksi Pemerintah Daerah Tingkat II Kabupaten Purwakarta karena alasan tingginya jumlah penduduk Desa Nagrog saat itu.

Pada tahun 1905 Desa Nagrog dipimpin oleh Kepala Desa bernama Asnaen. Saat itu hanya ada dua dusun yang berada di wilayah geografis desa yaitu Dusun I dan Dusun II.

Secara geografis Desa Nagrog berada di wilayah Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta dengan jarak dari desa sampai ke pusat kota sepanjang kurang lebih 27 kilometer. Desa Nagrog berbatasan dengan lima desa lain yang berada dekat. Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Raharja, sebelah Timur berbatasan dengan Desa Cibuntu, sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Sakambang dan sebelah Barat berbatasan langsung dengan Desa Sakambang, Desa Simpang dan Desa Nangerang.

Desa Nagrog memiliki luas 776,02 hektar yang terdiri dari 25 hektar pemukiman penduduk, 78,24 hektar areal sawah, 70,7 hektar areal perkebunan, 594,74 areal hutan lindung, 7,34 hektar areal tanah fasilitas umum yang meliputi tanah pemakaman, perkantoran, bangunan sekolah, kertokoan, jalan dan usaha perikanan termasuk areal Bale Benih Ikan yang ada di Desa Nagrog.

Desa Nagrog memiliki iklim tropis dengan suhu rata-rata 27 derajat celcius, dan jumlah bulan hujan delapan bulan serta curah hujan antara 2000 mm.

Jumlah penduduk Desa Nagrog berdasarkan data arsip desa hingga bulan Agustus 2015 sebanyak 2.419 jiwa, dengan jumlah penduduk laki-laki 1.146 jiwa dan perempuan 1.273 jiwa. Terdapat sebanyak 792 kepala keluarga yang tersebar di 9 Rukun Tetangga (RT) di dua Dusun atau Kampung.

Source http://www.purwakartapost.co.id http://www.purwakartapost.co.id/24/07/2016/desa/profil-dan-sejarah-desa-nagrog-wanayasa-purwakarta/3562/
Comments
Loading...