Sejarah Desa Mandalare Ciamis

0 221

Sejarah Desa Mandalare

Wilayah pedesaan Mandalare dahulunya adalah berupa hutan belantara dengan hutan Gunung Syawal. Wilayahnya tepat berada sebelah Utara dikaki Gunung Sawal. Karena keadaan hutan yang rimbun dan kelebatan pepohonan konon katanya dahulukala daerah ini dijadikan tempat untuk berburu babi hutan yang dilakukan oleh masyarakat dari perkotaan.

Karena tempat ini sudah potensial dan strategis serta didukung oleh kandungan tanah yang subur dan berpotensi pengairan, aliran sungai cukup baik yang bersumber dari mata air di gunung sawal, maka Masyarakat sekitar terutama masyarakat diwilayah Panjalu melihat situasi ini, mulailah berdatangan beberapa keluarga yang membuka hutan untuk dijadikan lahan pertanian yang akhirnya menjadi cikal bakal sebuah perkampungan.

Seiring perkembangan warga yang terus menyebar. Lereng gunung yang dahulunya hutan belantara yang ditumbuhi pohon besar dan berbagai margasatwa, berubah menjadi perkampungan disana sini. Pemerintahan Kecamatan Panjalu pun pada ahirnya menjadikan wilayah ini menjadi sebuah desa, yaitu Desa Mandalare. Pada awalnya desa Mandalare terdiri dari 12 dusun, yaitu : Dusun Mandalare, Taringgul, Dusun Panyingkiran, Dusun Balapulang, Ciroyom, Balandongan, Kertamandala, Cibungur, Banjar, Tembong, Selauni, Kertamandala.

Perkembangan yang sangat pesat, masyarakat yang umumnya bercocok tanam dikaruniai tanah yang subur dan pengairan yang mencukupi menghasilkan pertanian yang sempurna. Hal ini mendorong pertumbuhan pedesaan yang pesat yang pada akhirnya pada tanggal 25 Desember 1985 menggugah pemerintahan Desa Mandalare memekarkan desanya menjadi 2 desa yaitu Desa (Mandalare dan Kertamandala). Sehingga Desa Mandalare sekarang hanya terfokus pada 6 dusun, Adapun enam dusun yang dimaksud yaitu: Dusun Mandalare, Panyingkiran, Balapulang, Ciroyom, Taringgul, Balandongan.

Source http://www.wisatakotabanjar.com/ http://www.wisatakotabanjar.com/2016/05/objek-wisata-alam-desa-mandalare-ciamis.html
Comments
Loading...