Sejarah Desa Lenggang Belitung

0 37

Sejarah Desa Lenggang

Desa Lenggang adalah salah satu desa wisata yang ada di Pulau Belitung, tepatnya di Kecamatan Gantung Kabupaten Belitung Timur. Desa Lenggang mulai dikenal melalui novel Laskar Pelangi yang meledak pada tahun 2008. Penulis novel fenomenal ini adalah putra asli desa Lenggang yaitu Andrea Hirata.

Novel yang ditulis berdasarkan cerita kehidupan Andrea Hirata sebagai salah satu anggota Laskar Pelangi benar-benar memberikan gambaran pendidikan yang sangat memprihatinkan di SD Muhammadiyah, Desa Lenggang, Gantung khususnya dan gambaran pendidikan di Indonesia umumnya. Inspirasi dari kisah ini kemudian diangkat menjadi film dengan judul yang sama, Laskar Pelangi. Film yang diproduseri oleh Mira lesmana dan ditukangi oleh Riri Reza, serta didukung oleh artis-artis yang sudah terkenal semakin mengangkat desa Lenggang sebagai salah satu daerah wisata yang diperhitungkan. Pada awalnya, replika SD Muhammadiyah Laskar Pelangi dibangun untuk keperluan syuting dan sekarang replika ini menjadi objek wisata. Fasilitas pun dibangun didaerah sekitar replika SD Muhammadiyah Laskar Pelangi seperti Pasar Rakyat Pujamas dan Galeri Laskar Pelangi.

Objek wisata yang baru dan sangat ramai dikunjungi di desa Lenggang berikutnya adalah Museum Kata yang didirikan oleh Andrea Hirata. Museum ini berisi kutipan kata-kata inspiratif yang ada dalam novel Laskar Pelangi dan novel-novel yang terkenal baik dari dalam maupun luar negeri. Museum ini sendiri merupakan rumah dengan gaya khas melayu dan terdapat warung kopi dengan nama “warung kopi kuli” di dalamnya.

Desa Lenggang juga terkenal karena menyimpan sejarah masa kejayaan Timah. Hal itu bisa dilihat dari peninggalan eks kejayaan PT.Timah berupa kantor, gudang, kolam renang dan rumah-rumah pejabatnya yang masih kokoh berdiri. lebih jauh lagi, masa kejayaan Timah juga meninggalkan sebuah bendungan yang lazim disebut PICE oleh masyarakat setempat. Bendungan yang terletak di bagian hulu Sungai Lenggang, Gantung ini dibangun oleh Arsitek Belanda, yaitu Sir Vance. Dulu pada masa penambangan Timah oleh Belanda, bendungan ini berfungsi sebagai alat pengatur tinggi rendahnya permukaan air untuk mempermudah kapal keruk melakukan eksplorasi.

Selain mempunyai replika SD Muhammadiyah Laskar Pelangi, Museum Kata Andrea Hirata dan Bendungan PICE, Yang tidak kalah ramai dikunjungi dan mengundang rasa penasaran wisatawan yang datang ke desa Lenggang adalah Rumah Gubernur DKI Jakarta yang fenomenal, Basuki Tjahaja Purnama. Ya, desa Lenggang telah melahirkan beberapa public figure, baik dari bidang sastra maupun politik.

Source http://visitbangkabelitung.com http://visitbangkabelitung.com/content/desa-lenggang
Comments
Loading...