Sejarah Desa Cipicung

0 120

Desa Cipicung

Berdasarkan keterangan sesepuh Desa Cipicung kurang lebih tahun 1875,lokasi Bangunan Balai Desa dan Mesjid Desa ada di Blok sawah tonggoh Persil 76,pada waktu itu Bangunan Balai Desa dan Mesjid Desa masih darurat,dan pada waktu itu Bangunan Mesjid Desanya pun masih di panggung memakai pelupuh bambu dan tidak di pelur apalagi di pasang tegel.

Dan asal usul terbentuknya Desa cipicung berasal dari sebatang pohon PICUNG besar yang berada di dekat Bangunan Balai Desa dan Mesjid Cipicung,maka atas persetujuan sesepuh dan masyarakat setempat terbentuklah nama Desa yang bernama DESA CIPICUNG.Seiring dengan terbentuknya Desa cipicung pada waktu itu dan atas persetujuan masyarakat, kemudian Bapak JEGOR diangkat sebagai Kuwu pertama di Desa Cipicung.

Selanjutnya Bapak Kuwu JEGOR menjabat kurang lebih selama 24 tahun atau dari tahun 1875 sampai dengan tahun 1899.Pada waktu itu Bapak Kuwu JEGOR sudah lanjut usia dan menyerahkan mandat/berhenti dari jabatanya sebagai Kuwu, dan diadakan pilihan Kuwu istilah bahasa dulunya KODRAH.Salah satu dari anak (bapak ALKA) Kuwu JEGOR mencalonkan diri sebagai Kuwu karena dari masyarakat tidak ada yang bersedia mencalonkan sebagai Kuwu.

Pada tahun 1899 yang bernama Bapak ALKA terpilih sebagai Kuwu dan menjabat kurang lebih selama 20 tahun atau dari tahun 1899 sampai dengan tahun 1919.Pada akhir tahun 1919 Bapak Kuwu ALKA meninggal dunia dan diadakan pilihan kuwu (KODRAH) tapi anaknya juga yang terpilih sebab masih ada istilah keturunan,yaitu yang menjadi/menjabat Kuwu adalah Bapak BASKARI,Bapak Kuwu BASKARI menjabat kurang lebih selama 20 tahun atau dari tahun1919 sampai dengan tahun 1939.Bapak Kuwu BASKARI meninggal dunia dan diadakan lagi pilihan Kuwu (KODRAH).

Di tahun 1939 yang mencalonkan diri sebagai Kuwu ada 4 Orang calon yaitu : Bapak GANDA PERWATA,Bapak MARYANI,Bapak WIRYA DISASTRA dan Bapak ATMA SARKUM.selesai diadakannya pilihan kuwu(KODRAH).Yang terpilih menjadi Kuwu adalah Bapak GANDA PERWATA anak dari Bapak Kuwu BASKARI (almarhum). Bapak Kuwu GANDA PERWATA sendiri menjabat kurang lebih selama 20 tahun atau dari tahun 1939 sampai dengan tahun 1959,Karena pada waktu itu belum ada aturan masa jabatan atau ketentuan umur.karena bapak kuwu GANDA PERWATA sudah lanjut usia ia berhenti dari masa jabatannya sebagai kuwu, maka diadakan lagi pilihan kuwu (KODRAH) yang mencalonkan diri sebanyak 2 orang yaitu : Bapak UNEN dan Bapak WIRYA DISASTRA. Dari kedua calon tersebut Bapak UNEN itu sendiri anak dari bapak kuwu hormat GANDA PERWATA (almarhum).

Dimasa jabatan Bapak Kuwu UNEN selama 10 tahun dari Tahun 1959 sampai dengan tahun 1969 dan di tahun 1967 waktu itu sudah ada aturan masa jabatan Kuwu hanya sampai dengan 8 tahun begitu juga dengan nama jabatan yang tadinya KUWU berubah menjadi KEPALA DESA,Bapak UNEN selama menjabat kepala Desa telah membangun Balai Desa dan Mesjid Desa secara permanen dan biaya pembangunan itu diperoleh dari Swadaya murni. Bapak UNEN yang menjabat sebagai Kepala Desa pada waktu itu berhenti masa Jabatannya di tahun 1969 dan diadakan lagi pemilihan Kepala Desa dengan calon sebanyak 3 orang yaitu : Bapak JAYA,Bapak IDRUS SUHARJA dan Bapak SONJANA.

Bapak JAYA terpilih sebagai Kepala Desa,selama masa Jabatannya kurang lebih 16 tahun atau 2 (dua) Periode telah melaksanakan Pembangunan terutama DAM air (Bendungan),solokan air/senderan air dengan biaya diperoleh dari bantuan Pusat (subsidi) dan di bantu dengan Swadaya Masyarakat sehingga para petani khususnya dapat meningkatkan Produksi Pertanian.

Pada tahun 1985 Kepala Desa yang bernama Bapak JAYA berhenti dari masa Jabatannya dan diadakan pilihan Kepala Desa yang di ikuti oleh 4 Orang calon yaitu : Bapak ALEX KUSUMAH,Bapak UNEN,Bapak MARKUS dan Bapak SUHENDI.Kepala Desa terpilih adalah Bapak ALEX KUSUMAH,Sehubungan dengan kebijakan Pemerintah masa jabatan Kepala desa yang bernama Bapak ALEX KUSUMAH hanya selama kurang lebih 3 (tiga) tahun atau dari tahun 1985 sampai dengan tahun 1988.

Pada akhir tahun 1988 telah di adakan pemilihan Kepala Desa lagi yang di ikuti oleh 2 (dua) orang calon Kepala Desa yaitu : Bapak SUKARI dan Bapak JAYA, Kepala Desa terpilih adalah Bapak SUKARI.Selama Dinasnya yang menjabat sebagai Kepala Desa (SUKARI) kurang lebih selama 10 (sepuluh) tahun atau dari tahun1988 sampai dengan tahun 1998 telah banyak Pembangunan terutama merehab Gedung Balai Desa dan Mesjid Desa dan membangun senderan/solokan air dan lain-lain.

Karena Bapak SUKARI yang menjabat sebagai Kepala Desa telah habis masa jabatannya di tahun 1998,Dan pada tanggal 15 Agustus 1998 diadakan lagi pemilihan Kepala Desa yang di ikuti oleh 2 (dua) orang calon yaitu : Bapak H.SUTARDI dan Bapak MARKUS, Kepala Desa terpilih adalah Bapak H.SUTARDI kemudian di lantik pada tanggal 15 O ktober 1998,Selama Dinasnya sebagai Kepala Desa (H.SUTARDI) banyak sedikitnya telah merehab lantai bangunan Mesjid yang tadinya ubin biasa diganti menjadi keramik dan merehab pagar lingkungan Mesjid/Balai Desa,pada pertengahan masa jabatannya (H.SUTARDI) membangun sebuah PAUD (pendidikan anak usia dini) demi meningkatkan SDM (sumber daya manusia).

Diakhir tahun 2006 Bapak H.SUTARDI berhenti dari masa Dinasnya sebagai Kepala Desa,Kemudian diadakan lagi pemilihan Kepala Desa yang di ikuti oleh 2 (dua) orang calon yaitu : Bapak H.SUTARDI dan Ibu MIMIS.Kepala Desa terpilih adalah Bapak H.SUTARDI dan di lantik pada tanggal 28 Februari 2007 kemudian ada aturan masa jabatan Kepala Desa hanya sampai 6 (enam) tahun,Dimasa jabatan periode ke 2 (dua) melanjutkan tugasnya seperti di Bidang Pemerintahan, Pembangunan dan bidang Kemasyarakatan, Dalam masa jabatannya (H.SUTARDI) sebagai Kepala Desa dari tahun 2007 sampai dengan tahun 2012 telah membangun Kantor POSPOL (pos polisi); Kantor KUA (kantor urusan agama); dan Pembangunan POSYANDU (Pos Pelayanan Terpadu). Karena Bapak H.SUTARDI telah habis masa jabatannya di tahun 2013 maka dilakukan lagi pilihan Kepala Desa yang di ikuti oleh 2 (dua) orang calon yaitu : Bapak ABDURAHMAN dan Bapak SAPIN, dari kedua calon Kepala Desa yang terpilih adalah Bapak ABDURAHMAN.

Bapak Abdurahman akan menjabat sebagai Kepala Desa pada periode 2013-2019. Dalam program pemerintahannya, sebagaimana tertuang dalam RPJMDes beliau mempunyai beberapa rencana baik dalam bidang pemerintahan, pemberdayaan, pembinaan, serta ekonomi dan pembangunan.

Diantaranya: Pembangunan Lapangan Sepak Bola; Pelebaran Jalan Desa; Pembangunan Jembatan Penghubung antar Desa; Pembuatan Solokan/ Saluran Air; Pembuatan Bendungan/Senderan Air; Pengaspalan Jalan Lingkungan; Memperlengkap Fasilitas Desa; Pembangunan Pos Kamling di tiap Dusun; Pembuatan Jalan Pertanian; Renovasi Pagar Lingkungan Balai Desa/ Lanjutan Rehab Balai Desa; Pemuatan Senderan Jalan Pertanian dan Pelebaran; TPT Jalan Desa; Pengecoran bahu jaln Desa; Pemasangan LPJU (Lampu Penerangan Jalan Umum). Dari beberapa rencana pembangunan tersebut sampai dengan saat ini telah tercapai hampir 50%, dan selebihnya semoga dapat terlaksana semua sebelum akhir periode 2019. Adapun selain dibidang pembangunan, bidang pemberdayaan maupun pembinaan pun seiiring jalannya roda pemerintahan di periode ini telah banyak terbukti baik sisi pendidikan, keagamaan, kepemudaan, maupun pemberdayaan lainnya.

Source https://desa-cipicung.kuningankab.go.id https://desa-cipicung.kuningankab.go.id/profil/sejarah-berdirinya-desa-cipicung
Comments
Loading...