Saung Sanggon Cikarang

0 22

Saung Sanggon

Saung Ranggon berada di Kampung Cikedokan, Desa Cikedokan, Kecamatan Cikarang Barat. Bangunan tradisional itu dibuat di atas lahan seluas 500 meter persegi, koordinat GPS: 107º 0′.204″ BT dan 06º 20′ 298″ LS.

Bangunan bersejarah tertua di Bekasi tersebut memiliki panjang 7,6 meter dan lebar 7,2 meter. Sedangkan tingginya mencapai 2 meter. Untuk memasukinya, pengunjung harus meniti anak tangga yang berjumlah 7 buah.

Saung ini dibuat pada abad ke-16 oleh Pengeran Rangga yang merupakan putra dari Pangeran Jayakarta. Selain menikmati arsitektur tradisional, tempat bernilai historis itu juga menawarkan hiburan berupa upacara tradisional terutama pada bulan Maulid.

Tahun 1821, Raden Abbas menemukan bangunan bersejarah itu dan diberi nama Saung Ranggon. Dalam Bahasa Sunda, saung berarti rumah di tengah sawah atau ladang. Saung biasa digunakan sebagai huma atau tempat menunggui padi maupun palawija yang siap panen. Selama masa penjajahan, saung dipakai sebagai tempat menyepi dan bersembunyi dari kejaran penjajah.

Saung ranggon dibangun dengan prinsip ramah lingkungan. Material pembuatnya terdiri atas papan kayu serta bambu. Setiap bagian bangunan tidak dikaitkan menggunakan paku melainkan memakai pasak bambu maupun tali yang terbuat dari ijuk atau sabut kelapa.

Saung ini merupakan bangunan tradisonal khas Bekasi. Atap Saung Ranggon merupakan gabungan dua bidang miring yang dikenal dengan nama julang ngapak. Bagian dalamnya merupakan ruangan luas tanpa sekat pemisah. Di bagian bawah saung terdapat kolong menyerupai sumur yang digunakan sebagai tempat menyimpan benda pusaka.

Source https://gpswisataindonesia.wordpress.com https://gpswisataindonesia.wordpress.com/2016/01/08/wisata-sejarah-di-bekasi-jawa-barat/
Comments
Loading...