Rumah Tabib di Penyengat

0 71

Rumah Tabib di Penyengat

Bangunan yang tidak lagi beratap itu berdenah persegi panjang. Berukuran 12 x 8 meter, melintang tenggara-baratlaut 124,38 derajat. Sebagian besar dindingnya telah terkelupas. Menampakkan susunan bata merah yang terlihat rapuh. Di bagian dinding baratdaya terdapat pintu yang berada tepat di tengah. Di kiri dan kanannya terdapat jendela yang tidak lebih tinggi dari pintu. Di bagian atasnya ada deretan jendela dan pintu yang posisinya sama dengan pintu dan jendela yang berada di bawahnya. Susunan pintu dan jendela seperti ini juga terdapat di dinding timurlaut. Ini adalah Rumah Tabib di Pulau Penyengat yang menyisakan susunan bata marah rapuh.

Di dinding tenggara dan baratlaut terdapat empat jendela yang posisinya sejajar secara vertikal dan horizontal. Sebagian dari jendela-jendela itu masih memerlihatkan kayu-kayu berbentuk persegi panjang, dengan ventilasi di bagian atasnya. Di tengah dindingnya tampak deretan lubang berbentuk persegi. Sepertinya berfungsi sebagai tempat balok-balok kayu penyangga lantai kedua.

Di sudut selatan terdapat akar pohon yang seolah mencengkeram susunan bata merah bangunan itu. Di bagian atas dinding yang masih menyisakan plester yang mulai menghitam itu tumbuh semak belukar dan pohon-pohon kecil. Bahkan sebatang pohon pun tumbuh di dinding sisi timurlaut. Puing-puing bata yang terlepas dari dinding teronggok di dalam bangunan yang ditumbuhi rerumputan.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/ditpcbm/ https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/ditpcbm/rumah-tabib-di-pulau-penyengat/
Comments
Loading...