situsbudaya.id

Rumah Mayor China Bangka Belitung

0 143

Lokasi Rumah Mayor China

Rumah Mayor China terletak di Jl. RE. Martadinata, Tanjung, Mentok, Tanjung, Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung 33351.

Rumah Mayor China

Rumah Mayor yang dibangun pada 1834, merupakan kediaman Mayor Chung A Tiam, Mayor kedua yang diangkat oleh Pemerintah Belanda sebagai kepala masyarakat Tionghoa. masyarakat Tionghoa di Muntok didatangkan oleh pemerintah kolonial Belanda melalui perusahaan tambang timah Banka Tin Winning Berdrijf (BTW) sebagai pemegang monopoli penambangan timah, yang melakukan penambangan besar-besaran di Bangka dan melarang pertambangan partikelir.

Rumah Mayor yang luasnya sekitar 2500 M2 terletak di kawasan Klaster China, yaitu di Jalan RE Martadinata Muntok, di kawasan pasar di dekat area pelabuhan lama. Bangunan utama Rumah Mayor dipengaruhi arsitektur Eropa dengan pilar-pilar besar berderet pada terasnya.

Di ruang utama tersebut terdapat altar pemujaan. Pada pintu masuk terdapat 2 relief anjing berkepala singa (guardian lion), yang di Tiongkok secara tradisional ditempatkan di pintu-pintu masuk istana, tempat ibadah atau rumah-rumah pejabat pemerintah Tiongkok. Patung anjing berkepala singa banyak ditemukan di asia dengan nama yang beragam, seperi Shisa dan Komainu di Jepang atau gangs seng ge di Tibet. Di Muntok sendiri, selain di Rumah Mayor, terdapat pula rumah tua di Jalan Sudirman yang di pintu masuknya dihiasi oleh patung anjing berkepala singa dengan ukuran yang lebih kecil. Rumah tersebut biasa disebut dengan Rumah Macan, yang merupakan rumah eks kepala parit timah.

Ruang tengah bangunan ini masih digunakan oleh pemilik rumah ini sebagai kediamannya. Sementara itu, di belakang terdapat teras dan gudang yang dahulunya menjadi tempat menginap tamu-tamu. Teras belakang ini dihiasi relief binatang dan menjadi tempat altar pemujaan di kedua sisinya. Konstruksi bangunan gudang di bagian belakang adalah kayu berbentuk empat persegi panjang dengan pintu jelusi.

Source Rumah Mayor China Bangka Belitung
Comments
Loading...