Rumah Loji Tondano Situs Sejarah yang `Kurang Populer`

0 100

Rumah Loji Tondano Situs Sejarah yang `Kurang Populer`

Situs sejarah Rumah Loji Tondano yang berada di Kelurahan Rinegetan, Kecamatan Tondano Barat tepat di depan kompleks persekolahan. Tepatnya di depan SMAN 1 Tondano. Tak sedikit siswa yang lalu lalang di depan situs bersejarah ini. Namun, kebanyakan siswa tak tahu bagaimana cerita di balik Rumah Loji ini. “Tempat bersejarah. Kisahnya tidak begitu tahu,” kata beberapa siswa saat ditanya tentang Rumah Loji Tondano.

Rumah bergaya tradisional Minahasa (rumah panggung) ini tampak sudah tua. Kayu-kayu sebagian sudah keropos. Walau sudah tiga kali dipugar, namun kesan rumah tua tak tersingkirkan.

Menurut sejarah, Rumah Loji ini merupakan tempat tinggal konteler atau kepala distrik. Mungkin di masa modern serupa rumah dinas atau rumah jabatan seorang kepala daerah. Selain itu, Rumah Loji juga tempat diadakannya acara acara penting kala itu.

Sebelum tahun 1979, Loji Tondano berada di lokasi di mana gedung Kantor Kabupaten Minahasa sekarang berdiri. “Berdasarkan sejarah Rumah Loji ini nyaris dihancurkan jika saja tidak ada protes dari tokoh pecinta budaya dan masyarakat setempat,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Agustifo Tumundo.

Loji Tondano sendiri dibangun sekira tahuan 1840-an oleh Majoor Dirk Ratumbuysang. Kepala Distrik Tondano waktu itu. Atau di versi lain, tempat dini dibangun Kepala Balak Tondano-Touliang Matulandi tahun 1824.

Bangunan Loji berdenah empat persegi panjang, dengan ukuran 26,8 x 16,2 meter persegi. Bagian dasar bangunan di topang oleh tiang beton yang berjumlah 45 buah dan bantalan kayu yang besar berjumlah 13 buah.

Tata letak ruang terdiri dari teras depan, ruang utama, kamar, ruang makan dan teras belakang. Untuk menuju teras melawati tangga 2 buah terbuat dari kayu dengan anak tangga 18 buah, yang terletak di sebelah barat dan timur bangunan.

Bangunan ini pun terlihat mulai rusak. Sebuah undakan kayu terlihat di ujung kiri untuk masuk ke dalam dari pintu samping. Bangunan ini sepenuhnya terbuat dari kayu, kecuali bagian tiangnya yang berkonstruksi beton. “Pemerintah Kabupaten Minahasa sampai sekarang tetap memelihara serta merawat bangunan tersebut. Dengan harapan akan banyak menarik wisatawan untuk melihat peninggalan sejarah ini,” pungkas Tumundo. Bangunan Loji Tondano telah dipugar sebanyak 3 kali yaitu pada Tahun 1980, 2010, dan Tahun 2011.

Source https://manadopostonline.com https://manadopostonline.com/read/2018/08/28/Rumah-Loji-Tondano-Situs-Sejarah-yang-Kurang-Populer/44586
Comments
Loading...