Rumah Gadang Kerajaan Padang Laweh Sumatera Barat

0 13

Rumah Gadang Kerajaan Padang Laweh

Kerajaan Padang Laweh merupakan salah satu kerajaan bawahan dari Kerajaan Pagaruyung. Kerajaan Padang Laweh ini terletak di tepi Sungai Batanghari. Raja-raja yang memerintah di Padang Laweh merupakan keturunan langsung dari rombangan yang datang dari Pagaruyung.

Adapun nama-nama raja yang memerintah di Kerajaan Padang Laweh dari awal sampai sekarang adalah:

  1. Sutan Tuangku Alid Tuangku Bagindo Sutan Muhammad.
  2. Sutan Abdul Kadir Bagindo Sutan Muhammad.
  3. Sutan Muhammad Rasyid Bagindo Sutan Muhammad.
  4.  Sutan Aminullah Bagindo Sutan Muhammad.
  5. Sutan Dahlan Ali Bagindo Sutan Muhammad.
  6. Sutan Abdul Tholib Bagindo Sutan Muhammad.
  7. Sutan Ashar Ali Bagindo Sutan Muhammad.
  8.  Sutan Tarmizi Bagindo Sutan Muhammad.
  9.  Sutan Ahmad Bagindo Sutan Muhammad.
  10.  Sutan Abdurrahman Bagindo Sutan Muhammad.
  11.  Sutan Ramli Bagindo Sutan Muhammad.
  12.  Sutan Alif Bagindo Sutan Muhammad.

Kerajaan Padang Laweh memiliki wilayah yang cukup luas mulai dari daerah sekitar aliran Batanghari yaitu Padang laweh dan daerah Batu Rijal yang dikenal sebagai daerah induk/inti Padang Laweh. Mereka juga memiliki 4 lareh yaitu:

  1. Lareh Batanghari
  2. Lareh Piruko
  3. Lareh Siat
  4. Daerah Rantau.
    Tinggalan-tinggalan sebagai eksistensi Kerajaan ini pada masa
    lampau, sampai sekarang masih dapat ditemukan. Tinggalantinggalan
    tersebut berupa:
    1. Perlengkapan rumah tangga, seperti: periuk, piring, tempayan
    dan guci.
    2. Perlengkapan adat dan musik, seperti: carano, gong dan
    talempong.
    3. Berbagai jenis persenjataan, seperti: pedang, tombak, keris
    dan teropong.
    4. Atribut raja, seperti: baju kebesaran dan saluak.
    5. Manuskrip dan naskah kuno.

Rumah Gadang Kerajaan Padang Laweh terbuat dari bahan kayu dengan atap seng berbentuk gonjong dua buah ditambah gonjong pada bangunan samping. Bangunan ini merupakan bangunan kecil yang telah menempel pada bangunan induk, bentuk bangunan dengan gonjongnya membujur arah depan belakang, sedangkan bangunan induknya melintang atau menyamping. Bangunan induknya berukuran panjang 9,25 m dan lebar 4,75 m. Adapun bangunan bilik samping berukuran 6,5 m x 1,8 m, dengan ketinggian panggung 50 cm, serta tiang penyangga 20 buah berbentuk persegi. Rumah Gadang peninggalan Kerajaan Padang Laweh ini bukan di lokasi yang sebenarnya.Tetapi karena sesuatu hal akhirnya dipindahkan ke lokasi yang sekarang ini. Demikian juga bahan dan bentuk rumah gadang yang sekarang tidak lagi sesuai aslinya. Penambahan lain pada bangunan adalah ukiran-ukiran dengan motif flora pada bagian depan bangunan. Kondisi sekarang bangunan berada di antara bangunan perumahan masyarakat pada sisi kiri dan kanan.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/wp-content/uploads/sites/28/2018/08/Cagar-Budaya-Kabupaten-Dharmasraya.pdf/bpcbsumbar/wp-content/uploads/sites/28/2018/08/Cagar-Budaya-Kabupaten-Dharmasraya.pdf
Comments
Loading...