Rumah Gadang 21 Ruang

0 18

Rumah Gadang 21 Ruang

Rumah Gadang ini dimiliki secara turun temurun dengan cara diwariskan. Bangunan ini milik Datuk Simajolelo yang bersuku Melayu Sigintir. Menurut ahli waris kerajaan rumah gadang 21 ruang ada kaitannya dengan rumah gadang suku Melayu yang ada di Muara Labuh. Bangunan rumah gadang dibangun secara gotong royong yang dikomandoi oleh niniak mamak dengan menghimpun potensi kaum yang ada. Rumah Gadang 21 Ruang ini tidak lagi digunakan sebagai hunian tetapi hanya digunakan pada saat ada upacara-upacara tertentu, seperti: upacara adat, pesta perkawinan dari keturunan rumah gadang dan ada anggota keluarga yang meninggal mayatnya disemayamkan di rumah gadang ini. Bahkan di rumah gadang 21 ruang ini masih melestarikan kesenian batombe. Kesenian batombe dilaksanakan pada saat pengangkatan datukm pesta perkawinan, pembangunan rumah gadang dan pesta perkawinan. Rumah Gadang ini terkenal dengan nama rumah gadang 21 ruang, karena mempunyai bilik/kamar tidur sebanyak 21 kamar. Dinding bagian depan terbuat dari semen sedangkan tulang untuk melengketkan semen terbuat dari bambu yang dianyam. Dinding bagian belakang terbuat dari bambu yang dianyam (tadir). Dinding bilik terbuat dari papan, lantai bangunan papan, dan atap terbuat dari seng yang berbentuk gonjong. Bagian tengah bangunan ditopang oleh tiang yang berjumlah 21 tiang.

Tiang bagian sebelah kanan pintu masuk berjumlah 5 buah tiang dan satu tiang dekat anjuang sebelah kanan pintu masuk diberi ragam hias dengan motif sulur-suluran dan bagian bawah tiang dibuat segi delapan. Maksud dari bentuk tiang segidelapan dikaitkan dengan undangundang delapan yang termasuk adat istiadat yang ada di Solok Selatan. Bangunan ini mempunyai satu pintu masuk, dan didalam ruangan terdapat dua buah anjuang yang biasanya digunakan untuk tempat duduk datuk-datuk atau yang dituakan di rumah gadang tersebut. Bangunan rumah gadang ini mempunyai konstruksi rumah panggung, beratap seng gelombang, dengan jumlah gonjong 15 buah (7 di kiri, 7 di kanan, dan 1 di bagian depan). Rumah Gadang ini menurut penuturan narasumber dulunya beratap ijuk. Atap diganti dengan seng tidak ada yang tahu kapan terjadinya. Arah hadap bangunan adalah ke barat, secara keseluruhan ini terbuat dari bahan kayu, hanya dinding dan bagian bawah bangunan (kolong) rumah gadang terbuat dari semen. Di bagian depan rumah gadang terdapat anjungan dengan anak tangga berjumlah 5 buah terbuat dari semen.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/wp-content/uploads/sites/28/2018/08/Cagar-Budaya-Kabupaten-Solok-Selatan.pdf
Comments
Loading...