Rumah Gadang 20 Ruang Sumatera Barat

0 126

Lokasi Rumah Gadang 20 Ruang

Rumah Gadang 20 Ruang terletak di Nagari Sulit Air, Kecamatan X Koto Diateh Jorong Silungkang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

Rumah Gadang 20 Ruang

Rumah Gadang 20 Ruang terdaftar sebagai cagar budaya dengan nomor inventaris 03/BCB-TB/A/15/2007 di Balai Pelestarian Cagar Budaya Batusangkar. Nama Nagari Sulit Air pertama kali diberikan oleh Datuk Mulo Nan Kawi yang berasal dari Pariangan Padang Panjang yang merantau bersama kaumnya untuk mencari kehidupan yang baik.

Pada saat sampai di suatu daerah yang bernama Lubuk Parabung beliau makan bersama-sama, ketika sedang makan beliau tercekik maka beliau mencari air. Ternyata untuk mencari air yang jernih untuk diminum sangat susah maka dari sinilah awalnya beliau memberi nama daerah ini Nagari Sulit Air. Meskipun terdapat banyak rumah gadang yang terdapat di Sulit Air, konon rumah gadang 20 ruang ini merupakan rumah gadang terbesar dan terpanjang di Sulit Air.

Bangunan ini dinamakan rumah gadang 20 ruang karena bilik atau kamar pada rumah ini terdiri dari 20 buah. Rumah Gadang 20 ruang dibangun pada tahun 1820, tetapi bangunan ini terbakar dan kemudian didirikan kembali pada tahun 1901 selesai pada tahun 1907.

Pembagunan rumah Gadang 20 Ruang sstelah terbakar tidak dibangun lagi sesuai aslinya. Rumah gadang yang pertama atapnya terbuat dari ijuk dan dinding semuanya diukir tetapi pada saat pembangunan kembali dana yang tersedia tidak lagi memadai maka dibuatlah atapnya memakai seng dan bagian dindingnya tidak lagi diukir tapi polos.

Rumah Gadang 20 ruang dibangun oleh XX Koto, yaitu X koto di atas dan X koto di bawah. Pekerjaan pembangunan Rumah Gadang 20 ruang ini dilakukan oleh wakil-wakil dari Nagari XX Koto beserta kaum dan masyarakat sekitar secara gotong royong. Bagian rumah gadang 20 ruang yang pertama diselesaikan adalah bagian sebelah kanan.

Bangunan ini pada awalnya digunakan sebagai tempat berkumpul ninik mamak, para penghulu dan yang paling penting merupakan tempat tinggal Bundo Kanduang Sulit Air. Rumah gadang 20 ruang ini dahulunya dikabarkan dihuni mencapai 300 orang. Mempunyai dua Datuk yang mengepalai kaumnya dan 2 orang Bundo kanduang sebagai pengatur tertipnya kehidupan dirumah gadang 20 ruang.

Adapun Datuk yang yang dimaksud adalah pada bagian Pangka dimiliki oleh Datuk Tamaruhun sedangkan bagian ujung dimiliki oleh Datuk Ampang Limo. Rumah gadang 20 Ruang ini sekarang dihuni oleh turunan Datuk Tamaruhun dan Datuk Ampang Limo. Rumah ini dihuni oleh mereka yang tidak mempunyai rumah dan penghuni rumah gadang ini terdiri dari 4 keluarga. Saat ini Rumah gadang masih difungsikan juga sebagai tempat pelaksanaan upacara adat dan tempat pelaksanaan pesta atau baralek apabila ada keturunan dari dua Datuk yang memiliki Rumah Gadang 20 Ruang melaksanakan pesta pernikahan.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/ https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/2015/06/22/rumah-gadang-20-ruang-sulit-air/
Comments
Loading...