Rumah Controleur (Gedung PPRI) Pekanbaru

0 15

Rumah Controleur (Gedung PPRI)

Gedung RRI Pekanbaru yang dibangun sekitar tahun 1930 ini merupakan salah satu bangunan peninggalan Belanda di Pekanbaru yang masih tersisa hingga saat ini. Keberadaan gedung RRI Pekanbaru diikuti oleh peristiwa sejarah mulai dari periodesasi pemerintahan kolonial Belanda, pendudukan tentara Jepang, Perjuangan kemerdekaan RI, sampai dengan periodesasi pemberontakan PRRI di Sumatera.

Selama 11 tahun (1931-1942) gedung RRI Pekanbaru ini berfungsi sebagai Kantor Controleur Belanda (komplek Perkantoran Gubernur Jenderal Belanda), tempat kedudukan Controleur Kampar kiri dipindahkan ke Pekanbaru. Selama 3 tahun (8 Maret 1942 – 15 Agustus 1945), Gedung RRI Pekanbaru dijadikan rumah kediaman Riau Syu Cokan Mikano Shuzaburro, seorang Gubernur Militer Jepang yang baru mengepalai Riau Syu dan berkedudukan di Pekanbaru. Pada 16 september 1945 malam, di Gedung yang telah dijadikan sebagai Kantor Residen Riau oleh para pejuang ini diadakan rapat umum tentang pengibaran Sang Saka Merah Putih.

Pada tiang bendera ditulis dengan tinta merah kalimat Awas siapa menurunkan Maut dan diberi gambar tengkorak dalam tulisan Serikat Hantu Kubur, sebuah organisasi pemuda yang bergerak hanya di malam. Pada tanggal 1 maret 1957, gedung difungsikan sebagai pusat pemberitaan oleh tim PENAD (Penerangan Angkatan Darat) dan tenaga dai RRI Pusat yang dipimpin oleh kapten Syamsuri dari RTPI Jakarta dalam upya membebaskan rakyat di wilayah Riau daratan dan Riau Lautan yang ketika itu dikuasai oleh Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI). 60 Tahun 1958, penggnaan gedung diserahkan kepada RRI dan dipasang pemancar, sehingga dapat memberikan penerangan tentang kebijaksanaan pemerintah RI yang ditujukan untuk kepentingan bangsan negara.

Peristiwa ini merupakan langkah awal eksistensi RRI Pekanbaru yang turut memberikan andil perjuangan khususnya membantu program pemerintah. Sekarang gedung ini dipakai sebagai gedung RRI dan difungsikan sebagai Museum Penyiaran LPP RRI Pekanbaru dan pada bagian luar tampaknya sudah banyak mengalami perubahan bentuk. Rumah Controleur (Gedung PPRI) merupakan rumah berarsitektur Kolonial, dengan bahan beton dan atap genting.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/wp-content/uploads/sites/28/2018/08/Cagar-Budaya-Pekanbaru-BPCB.pdf
Comments
Loading...