Rumah Burhanuddin St.Iskandar Bukittinggi

0 14

Rumah Burhanuddin St.Iskandar

Rumah ini dibangun pada tahun 1910 oleh Burhanuddin St. Iskandar, seorang Pamong Praja di kantor pemerintahan Belanda. Pada saat itu beliau membangun 3 buah rumah (2 buah berada di samping dan di belakang rumah sekarang). Rumah yang berada di samping kemudian dijual, sedangkan rumah di bagian belakang ditempati oleh cucunya saat ini.

Rumah-rumah di lokasi ini kondisinya masih cukup terawat. Arsitektur bangunan memperlihatkan perpaduan arsitektur kolonial dan tradisional. Arsitektur kolonial terlihat pada bentuk atap limasan, dinding dan tangga masuk yang terbuat dari bata berplester, serta bentuk jendela yang tinggi dan terbuat dari kaca. Sementara arsitektur tradisional terlihat dari bentuk rumah berpanggung, lantai terbuat dari papan kayu. Bangunan ini terdiri dari 6 ruangan, yaitu 3 buah kamar tidur, sebuah ruang tamu, sebuah ruang keluarga, dan sebuah dapur.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/wp-content/uploads/sites/28/2018/08/Cagar-Budaya-Kota-Bukittinggi.pdf
Comments
Loading...