Rumah Betang Tertua Kapuas Hulu

0 273

Lokasi Rumah Betang

Rumah Betang terletak di Desa Banua Tengah, Kecamatan Putussibau Utara, Kalimantan Barat.

Rumah Betang

Di samping dikenal sebagai kabupaten konservasi dengan kehadiran Taman Nasional Danau Sentarum sebagai sumber utama resapan air Sungai Kapuas seluas 130.000 hektare dan Taman Nasional Betung Kerihun seluas 800.000 hektare, juga memiliki banyak rumah betang (panjang) Suku Dayak.

Rumah betang Suku Dayak memiliki keunikan tersendiri. Bentuknya memanjang lurus di atas seratus meter, bertiang panggung berketinggian di atas satu meter dan beratap sirap dari kayu ulin. Di dalam rumah betang terdapat puluhan bilik dan satu bilik dihuni satu keluarga. Pintu akses ke dalam mesti melewati tangga dari bawah kolong yang terbuat dari kayu bulat dilengkapi anakan tangga demi mempermudah pijakan.

Rumah Adat Betang Panjang yang masih Unik dari Suku Dayak antara lain  :
  1. Rumah Adat Betang Panjang Malapi Patamuan.
  2. Rumah Adat Betang Panjang Semangkok.
  3. Rumah Adat Betang Panjang Sungai Uluk Palin.
  4. Rumat Adat Betang Panjang Bukung.

Rumah betang di Dusun Sungai Uluk Apalin merupakan salah satu rumah adat Suku Dayak tertua di Kalimantan Barat. Interiornya relatif asli, baik bentuk maupun bahan bangunannya.

Rumah betang yang didirikan pada tahun 1941 silam mencakup 54 bilik (ruang kamar) dengan panjang 286 meter, tiang panggung dari kayu ulin berdiameter di atas 50 sentimeter dan berketinggian rata-rata delapan meter.
Letaknya yang relatif dekat dari Kota Putussibau, Ibu Kota Kabupaten Kapuas Hulu, sekitar satu jam perjalanan darat, membuat rumah betang di Sungai Uluk Apalin cukup ramai dikunjungi wisatawan. Setiap pengunjung akan disambut ramah, tidak dipungut bayaran dan cukup mengisi buku tamu.
Selama berkunjung, setiap tamu akan disapa penghuni yang kebanyakan orangtua dengan sikap sopan dan bersahabat.

Source https://www.blogger.com/about/?r=1-null_user
Comments
Loading...