Rumah Adat Engku Palo Bukittinggi

0 18

Rumah Adat Engku Palo

Rumah tinggal ini dahulunya ditempati oleh tokoh masyarakat yang bergelar Engku Palo. Dalam masa penjajahan, penyebutan Engku Palo dapat disejajarkan dengan jabatan Regent atau Demang. Rumah ini dibangun tahun 1929.

Letak rumah Adat Engku Palo berada satu kompleks dengan Lubang Jepang Kasiak. Rumah ini masih dalam kondisi yang baik. Bangunannya terbuat dari tembok beratapkan seng dengan dua gonjong, ornamennya berbentuk lengkungan sebagai ciri khas arsitektur Belanda. Di depan pintu masuk dihubungkan dengan tangga semen juga dengan lengkungan ciri khas bangunan kolonial. Kondisi saat ini rumah tersebut kosong dari tahun 2009, karena penghuni yang terakhir sudah meninggal dan anakanaknya merantau ke Jakarta.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/wp-content/uploads/sites/28/2018/08/Cagar-Budaya-Kota-Bukittinggi.pdf
Comments
Loading...