Rumah Adat Bola Lampe’e

0 56

Rumah Adat Bola Lampe’e

Rumah Adat Bola Lampe’E atau rumah panjang berbentuk rumah panggung ciri khas Sulawesi-Selatan dengan beberapa tiang dan mempunyai dua buah tangga. Rumah panggung tersebut terbuat dari kayu bitti dengan warna dasar merah maron, hijau, coklat tua dan hitam. Usia dari rumah adat tersebut kurang lebih 100 tahun dengan orientasi bangunan rumah tersebut menghadap dari barat ke timur dengan ukuran rumah tersebut adalah panjang 14 meter, lebar 6 meter dan tinggi 8 meter. Lokasi bangunan rumah tersebut di posisi titik koordinat S 03. “, E 119. dengan elevasi 45 meter di atas permukaan laut dan menempati areal situs kurang lebih 1 hektar. Bnagunan rumah Bola Lampe’E ini bertempat di Kelurahan Amparita, Kecamatan Tellu limpoE, Kabupaten Sidenreng Rappang Propinsi Sulawesi-Selatan.

Bola Lampe’E adalah rumah milik Pejuang Pergerakan Bangsa di wilayah Kabupaten Sidenreng Rappang yaitu Andi Sulolipu. Beliau juga menjabat sebagai Petta Pabbicara Amparita yang diturunkan dari Ayahnya yaitu La Pakkerangi selaku Pabbicara Sidenreng pada masa itu.

Pada masa Revolusi kemerdekaan Indonesia rumah panjang tersebut dijadikan tempat untuk berunding dan rapat dalam menyusun strategi perjuangan pergerakan dalam menentang pemerintah Belanda di wilayah Sidenreng Rappang. Sumber lain menjelaskan bahwa bangunan rumah Lampe’E dibangun atas prakarsa dari pemerintah Belanda.

Andi Sulolipu Petta Pabbicara Amparita adalah seorang pahlawan pejuang kemerdekaan di Kabupaten Sidenreng Rappang. Untuk menghormati perjuangan Andi Sulolipu dan atas jasa-jasa yang telah diberikan kepada Nusa, Bangsa dan Negara, pemerintah telah menganugerahkan gelar kehormatan sebagai Pahlawan Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia dari pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang.

Source http://cagar-budaya-sidrap.blogspot.com http://cagar-budaya-sidrap.blogspot.com/search?updated-max=2016-09-11T05:37:00-07:00&max-results=1&start=9&by-date=false
Comments
Loading...