Qubah Imamain Malang

0 143

Qubah Imamain

Qubah Imamain terletak di Kota Malang. Makam dua ahli hadis bernama Habib Abdul Qadir bin Ahmad Bilfaqih Al-Alawy dan Habib Abdullah bin Abdul Qadir bin Ahmad BalFaqih Al-Alawy ini terletak di Kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen.

Sejatinya, Qubah Imamain ini merupakan sebuah makam yang berada di dalam komplek pemakaman umum Kasin yang berada di wilayah RW 02 dan RW 03 Kelurahan Kasin. Makam keduanya memiliki ciri khas yang berbeda dari makam lainnya. Pasalnya, terdapat sebuah qubah (puncak bangunan masjid) berwarna hijau yang terlihat menonjol sebagai pembeda.

Habib Abdul Qadir bin Ahmad Bilfaqih Al-Alawy sendiri merupakan sorang ulama yang terkenal sebagai penghafal ribuan hadis sahih. Ulama kelahiran Tarim, Hadramaut, Yaman ini mendirikan Pondok Pesantren Darul Hadits Al-Faqihiyyah pada 12 Februari 1945. Habib Abdul Qodir juga menjadi salah seorang yang membidani lahirnya Perguruan Islam Tinggi di kota Malang yang kelak menjadi cikal bakal Universitas Islam Negeri (UIN) Malik Ibrahim di mana ia pernah diangkat sebagai dosen mata kuliah tafsir saat kampus itu masih bernama Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Malang pada tahun 1960.

Sementara itu, Habib Abdullah bin Abdul Qadir bin Ahmad BalFaqih Al-Alawy merupakan penerus perjuangan sang ayah. Melanjutkan cita-cita pendahulunya, Habib Abdullah pun mengembangkan Ponpes Darul Hadits Al-Faqihiyyah. Sebagaimana sang ayah, ia pun merupakan ulama yang memiliki keistimewaan sebagai penghafal ribuan hadis sahih.

Setiap hari Jum’at banyak sekali peziarah yang sengaja datang ke Qubah Imamain. Mengusung misi ngalap berkah, mereka melakukan dzikir dan berdoa di makam kedua ulama tersebut. Di dalam area makam memang terdapat sebuah pohon besar yang daunnya cukup lebat. Pohon-pohon itu sanggup menaungi para peziarah yang sedang berdoa di area makam.

Wisata religi di kampung Kasin ini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Malang, terutama para santri alumni Ponpes Darul Hadist Al-faqihiyyah Malang yang pernah menimba ilmu kepada dua ulama tersebut. Sayangnya, belum ada perhatian serius dari Pemerintah Kota Malang, sehingga potensi wisata religi ini belum dikenal oleh masyarakat luas. Setidaknya, semestinya ada upaya-upaya ke arah sana dengan mempopulerkan Qubah Imamain tersebut.

Source https://ngalam.co https://ngalam.co/2017/06/24/qubah-imamain-makam-dua-ahli-hadis-kasin/
Comments
Loading...