Pura Parahyangan Agung Jagatkarta Bogor

0 345

Lokasi Pura Parahyangan Agung Jagatkarta Bogor

Pura Jagatkarta terletak di kaki Gunung Salak, di Ciapus, Kecamatan Tamansari di Kabupaten Bogor.

Pura Parahyangan Agung Jagatkarta Bogor

Pura Parahyangan Agung Jagatkarta “alam dewata suci sempurna” atau sering disebut hanya Pura Jagatkarta adalah pura agama Hindu Nusantara. Pura Jagatkarta adalah pura terbesar di Jawa Barat dan terbesar ke-2 di Indonesia setelah Pura Besakih di Bali, dianggap sebagai tempat persemayaman dan pemujaan terhadap Prabu Siliwangi dan para hyang (leluhur) dari Pakuan Pajajaran yang pernah berdiri di wilayah Parahyangan.

Pura Jagatkarta dibangun di lokasi unik di Gunung Salak karena konon Pakuan Pajajaran Sunda pernah berdiri di lokasi tersebut. Pakuan Pajajaran adalah wilayah ibukota Kerajaan Sunda Galuh, Kerajaan Hindu terakhir di Nusantara (bersama Majapahit) yang mengalami masa keemasannya di bawah pemerintahan Prabu Siliwangi, sebelum ditaklukkan oleh Muslim Jawa pada abad ke-16.

Tata letak Pura Jagatkarta juga berdasarkan legenda bahwa titik tersebut adalah tempat di mana Prabu Siliwangi mencapai moksa bersama para prajuritnya, sehingga sebelum dibangun, sebuah Candi dengan patung macan berwarna putih dan hitam (lambang Prabu Siliwangi) didirikan sebagai penghormatan terhadap Kerajaan Pajajaran, Kerajaan Hindu terakhir di tanah Parahyangan. Sebagian peninggalan Pajajaran kini tersimpan di Museum Nasional Indonesia di Jakarta. Jejak kaki Prabu Siliwangi tercetak pada sebuah batu yang lalu dikenal sebagai Prasasti Ciaruteun. Pembangunan Pura Jagatkarta dirintis pada tahun 1995.  Pura Jagatkarta secara resmi belum selesai dibangun, namun bangunan pura utama seperti bagian Pura Padmesana, Balai Pasamuan Agung dan Mandala Utama telah selesai.

Sebelum masuk di areal utama Pura Jagatkarta juga terdapat Pura Melanting dan Pura Pasar Agung yang digunakan khusus untuk bersembahyang, menyempurnakan, serta menyucikan persembahan yang akan dihaturkan di Pura Jagatkarta sebagai wujud rasa syukur. Pengunjung wisatawan umumnya dilarang masuk ke pura utama, kecuali bagi yang hendak melakukan ritual bersembahyang, akses hanya hingga pelataran luar pura.

Source Pura Parahyangan Agung Jagatkarta Bogor Bogor
Comments
Loading...