Pura Mas Ketel Bali

0 8

Pura Mas Ketel

Pura ini terletak di Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar. Pada sebuah pelinggih di pura itu tersimpan batu padas berbentuk silinder dengan tinggi 22 cm dan diameter 50 cm., serta sejumlah arca lainnya. Pada keempat sisi batu tersebut dipahatkan relief Dhyani Buddha dan keadaannya sudah agak rusak. Di bagian tengah batu itu terdapat lubang dengan diameter     12 cm.

Keempat relief Dhyani Buddha itu digambarkan dalam sikap duduk padmasana. Sikap tangan atau mudra dari masing-masing relief itu masih tampak jelas, jubah tipis menutupi bahu kiri dan daun telinga  agak panjang bagian bawahnya berlubang. Dari empat relief Dhyani Buddha pada batu yang berbentuk silinder di Pura Mas Ketel (Pejeng) yang masih utuh adalah relief Amitabha dengan sikap tangan dhyana-mudra, yang menempati arah barat. Dengan diketahui salah satu dari relief tersebut, maka relief lainnya dapat diketahui sebagai berikut.

  1. Relief Dhyani Buddha Amitabha, dengan sikap tangan dhyana-mudra, menempati arah barat
  2. Relief Dhyani Buddha Amoghasidhi dengan sikap tangan kanan abhaya-mudra, tangan kiri dalam sikap dhyana, menempati arah utara
  3. Relief Dhyani Buddha Aksobahya, dengan sikap tangan kanan bumisparsamudra, tangan kiri dalam sikap dhyana, menempati arah timur
  4. Relief Dhyani Buddha Ratnasambhawa dengan sikap tangan wara-mudra, tangan kiri dalam sikap dhyana menempati arah selatan.

Menurut Stutterheim (1929) di atas lubang batu itu ditempatkan arca Dhyani Buddha yang menguasai tengah, yaitu Dhyani Buddha Wairocana dengan sikap tangan dharmacakra mudra. Akan tetapi di sekitar tempat itu tidak ditemukan arca atau fragmen arca tersebut, dan perlu dilakukan penelitian yang lebih intensif untuk mengungkapkan hal tersebut.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbbali/bukti-bukti-awal-agama-budha-di-gianyar-dan-buleleng-bali-abad-ix-xii/
Comments
Loading...