Prasasti Linggasuntan (Lawajati)

0 60

Prasasti Linggasuntan (Lawajati)

Prasasti ini menurut Brandes ditemukan di Lawajati, Singosari, Kabupaten Malang sekarang. Sekarang batu prasasti Linggasuntan disimpan di Museum Nasional Jakarta dan tercatat dengan nomor inventaris D 103. Prasasti terbuat dari batu serta menggunakan huruf dan bahasa Jawa Kuno. Prasasti ini dikeluarkan pada hari Kamis Pahing, tanggal 12 Krsnapaksa, bulan Bhadrawada tahun 851 Śaka atau 3 September 929 M.

Prasasti Linggasuntan sering disebut juga Prasasti Lawajati. Keadaan prasastinya cukup aus sehingga beberapa hurufnya tidak terbaca dengan baik. Sebagian batunya agak rusak dan dalam transkripsi Brandes hanya sampai baris ke-25. Batu prasasti pecah di bagian tengahnya. Alih aksara dan pembahasan prasasti terdapat di Tiga Prasasti Batu Jaman Raja Sindok, OJO XXXIX: 69-70; dan EEI VVI: 56.

Adapun isinya yaitu Śrī Mahārāja Rake Hino pu Siṇḍok Śrī Īśānawikramadharmmotunggadewa telah memerintahkan pada Samgat Madander pu Padma dan Samgat Anggohan pu Kundala untuk meresmikan Desa Linggasuntan yang termasuk wilayah Hujung menjadi desa perdikan karena segala biaya yang dapat dihasilkan oleh Desa Linggasuntan harus diserahkan pada Bhatara i Walandit, maka desa itu dibebaskan dari kewajiban membayar pajak dan dilepaskan dari kekuasaan wilayah Hujung.

Adapun nama Linggasuntan sebagai suatu desa kiranya tidak dapat ditemukan lagi pada saat sekarang. Berdasarkan berita asal-usul Prasasti Linggasuntan, yaitu pertama kali ditemukan di Desa Lowokjati, dan begitu besarnya ukuran batu prasasti tersebut, kiranya dapat diterima pendapat de Casparis (1940) bahwa desa itulah yang semula bernama Linggasuntan. Selain itu keletakan desa ini tidak terlampau jauh (± 5 km) di sebelah barat laut dari Dusun Blandit sebagai salah satu wanua i tpi siring-nya.

Source http://ngalam.id http://ngalam.id/read/2096/prasasti-linggasuntan-lawajati/
Comments
Loading...