Prasasti Kuburajo II Sumatera Barat

0 70

Lokasi Prasasti Kuburajo II

Prasasti Kuburajo II ditemukan di daerah Kuburajo, Limo Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Prasasti Kuburajo II

Prasasti Kuburajo II disebut juga sebagai Prasasti Surya karena ditulis di sekeliling pahatan matahari yang diletakkan bagian tengah batu. Tulisan pada prasasti ini sudah cukup aus atau sudah menipis bagian hurufnya, ditulis dengan menggunakan bahasa Jawa Kuno dengan bahasa campuran, yaitu Sanskrta dan Jawa Kuno, terdiri dari delapan baris tulisan. Beberapa kata yang berhasil dibaca antara lain menyebut “rama” yang dapat berarti ketua desa atau mungkin dapat berarti yang lain sesuai dengan konteks kalimatnya, “puri” dan “sthana” yang berarti tempat peristirahatan di istana, dan “srima” yang merupakan penggalan dari kata sri maharaja.

Prasasti ini tidak memiliki angka tahun, tetapi prasasti ini didukung oleh dua buah batu yang bergambar surya (prasasti Surya II), berupa pahatan tujuh helai daun, dan tiga buah kuncup bunga. Batu berhias surya yang berada di sisi barat ini merupakan batu yang mengandung angka tahun, yaitu berupa piktogram atau gambar yang mengandung nilai angka tertentu. Gambar ini merupakan Candrasengkala. Candrasengkala terdiri dari dua kata yaitu Candra yang artinya pernyataan dan Sengkala yang artinya angka tahun. Dengan demikian Candrasengkala adalah pernyataan yang berarti angka tahun, pada pengertian Candrasengkala ini merupakan pengertian umum.

Candrasengkala terdiri dari dua macam yaitu Suryasengkala dan Candrasengkala. Suryasengkala adalah Candrasengkala yang digunakan untuk tahun yang perhitungannya berdasarkan perputaran bumi terhadap Matahari (Surya), sebagaai contoh adalah tahun Masehi. Sedangkan Candrasengkala adalah Candrasengkala yang digunakan untuk tahun yang perhitungannya berdasarkan perputaran bulan (Candra) terhadap bumi, sebagai contoh adalah tahun Saka/Jawa dan tahun Hijriyah, sedangkan pengertian Candrasengkala yang ini kita sebut istilah khusus.

Candrasengkala juga disamakan dengan istilah yang lain yaitu Sengkalan yang berarti kalimat atau susunan kata-kata yang mempunyai watak bilangan untuk menyatakan suatu angka tahun. Sengkalan menurut jenisnya dibagi menjadi dua jenis yaitu Sengkalan Memet dan Sengkalan Lamba. Adapun Sengkalan Memet adalah Sengkalan yang berbentuk gambar, ukiran, relief, patung dan bentuk-bentuk semacamnya yang bermakna angka tahun. Candrasengkala atau Sengkalan Memet pada Prasasti Surya, masing-masing melambangkan sebagai berikut: gambar surya atau matahari bernilai = 12, tujuh helai daun bernilai = 7, dan tiga buah kuncup bunga bernilai= 3. Angka ini bila digabungkan dapat disusun angka tahun 1273 Saka atau 1351 M.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/ https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/2016/09/10/prasasti-tinggalan-adityawarman-kubu-rajo-atau-kubur-rajo/
Comments
Loading...