Prasasti Camunda Malang

0 33

Prasasti Camunda

Prasasti Cāmuṇḍa ditemukan di Desa Ardimulyo, Singosari, Kabupaten Malang pada tahun 1927. Desa Ardimulyo terletak sekitar 2 km di sebelah utara Candi Singosari. Prasasti ini dipahat di bagian belakang arca Cāmundi yang berangka tahun 1214 Ś (17 April 1292 M). Prasasti Cāmuṇḍa pertama disiarkan oleh Dr. Jessy Blom dalam The Antiquities of Singasari pada 1939. Sedangkan uraian tentang arca Paduka Bhatari dimuat dalam O.V. tahun 1928. Prasasti ini saat pertama kali ditemukan kondisinya hancur, kemudian fragmen prasasti itu disusun kembali. Sayangnya ada banyak bagian yang hilang di bagian belakang di mana prasasti ditulis sehingga menyebabkan pembacaan dan pertanggalan yang berbeda-beda di kalangan sejarawan.

Angka tahun prasasti ini mula-mula dibaca oleh Goris sebagai angka tahun 1254 Ś (1332 M). Oleh Stutterheim prasasti ini dihubungkan dengan Tribhuwana dari Majapahit dan peperangan di Sadeng dan Keta yang disebutkan di dalam Nāgarakŗtāgama. Arca Ganeśa dan Bhairawa yang ada di kanan kiri arca Cāmundi diidentifikasikan dengan tokoh Gajah Mada dan Adityawarman. Bahkan J.L. Moens, atas dasar angka tahun itu menyatakan bahwa Tribhuwana mempunyai hubungan bigami dengan Cakreśwara, suaminya, yang dilukiskan sebagai Bhairawa, dan Gajah Mada yang dilukiskan sebagai Ganeśa, yang ditempatkan di sebelah kiri dan kanan dari arca Cāmundi.

Tetapi pada akhirnya L.C. Damais berhasil menetapkan pembacaan angka tahun prasasti tersebut menjadi 1214 Ś (17 April 1292 M), dan harus dihubungkan dengan raja Krtanāgara. Jadi, prasasti ini dikeluarkan hanya sekitar sebulan sebelum jatuhnya Singhasari ketika diserang oleh Jayakatwang. Menurut Prasasti Gajah Mada (1351 M) serangan itu terjadi pada bulan Jyesta 1214 Saka atau antara bulan Mei-Juni 1292 M. Di dalam Prasasti Cāmuṇḍa ini intinya berisi bahwa arca Bhaṭṭāri Cāmundi itu telah ditahbiskan pada waktu Śrī Mahārāja (Krtanāgara) menang di seluruh wilayah dan menundukkan semua pulau-pulau yang lain.

Source http://ngalam.id http://ngalam.id/read/3593/prasasti-camunda/
Comments
Loading...