PLTA Siman

0 154

PLTA Siman

Pembangkit Listrik Tenaga Air Siman (PLTA Siman) adalah salah satu pusat tenaga listrik yang ada di Malang Raya, PLTA ini berdiri pada tahun 1930 oleh Belanda dan mulai beroprasi pada tahun 1933 dengan memanfaatkan aliran Sungai Konto.

PLTA Siman juga sempat dikuasai Jepang pada tahun 1942 hingga 1945, namun saat Indonesia merdeka PLTA ini kembali diambil alih oleh Pemerintah dengan nama “Jawatan Listrik dan Gas Indonesia”. Meskipun sempat diambil alih, nyatanya pada tahun 1947 ketika Belanda datang kembali ke Malang, PLTA Siman termasuk menjadi sasaran untuk direbut.

Dikisahkan, pertempuran sengit untuk mempertahankan PLTA Siman yang terjadi di Kasembon dipimpin oleh Letda Sugiarto. Akibat pertempuran itu, unit pembangkit nomor dua mengalami kerusakan sehingga aktivitas PLTA sempat terhenti beberapa tahun. Baru kemudian, Belanda ikut memperbaiki mesin itu di tahun 1956 dan beroperasi hingga sekarang.

Secara lokasi, meskipun punya nama Siman, PLTA ini sebenarnya berada di Desa Pondok Agung, Kasembon. Sementara Siman sendiri adalah nama desa yang sudah masuk wilayah Kediri tepatnya di Kecamatan Kepung.

Dikutip dari sebuah laman blog, penamaan Siman berasal dari keinginan Belanda membuat PLTA di Dusun Selis, Siman. Pembuatan itu sendiri juga disertai dengan pembuatan dokumen yang menyertainya sehingga tertulis PLTA Siman.

Tetapi setelah dilakukan survey dan kajian langsung di lokasi, diambil kesimpulan jika di Siman aliran Sungai Konto tidak bisa maksimal tinggi jatuh (head), sementara posisi head akan berada pada posisi maksimal jika PLTA posisinya berada di desa Pondok Agung. Sehingga perubahan tersebut dilakukan tanpa disertai dengan perubahan dokumen secara langsung di saat itu.

Secara ringkas, cara kerja dari PLTA ini adalah aliran Sungai Konto dibendung dengan menggunakan waduk buatan yang difungsikan untuk membuat elevasi air naik, selain itu adanya waduk buatan juga digunakan untuk menyimpan air sehingga di musim kemarau tetap ada air yang mampu menghidupan turbin. Gambaran sederhana dari aliran listrik adalah air dari waduk itu kemudian dialirkan menuju ke sebuah pipa panjang yang mampu memutar turbin sehingga menjadi aliran listrik.

PLTA Siman sendiri memiliki tiga unit pembangkit listrik dengan kapasitas daya masing-masing 3,6MW, dan merupakan type PLTA yang menggunakan Turbin type Fancis vertikal, dengan tinggi jatuh 104M yang bekerja pada putaran nominal 600 rpm. PLTA ini mengaliri listrik di sekitar Kepung hingga Jombang.

PLTA Siman sendiri memang tidak bisa dikunjungi secara bebas kecuali dengan izin tertulis. Namun, jika Anda pergi ke Kasembon, disana ada pemandangan Waduk Siman yang cukup enak di pandang, atau jika perlu bisa langsung menuju ke Kasembon Rafting.

Source https://ngalam.co https://ngalam.co/2016/03/02/plta-siman-unit-kecil-namun-maksimal-layani-listrik/
Comments
Loading...