Pillbox Nem-nem I (Bai-bai) Kep. Mentawai

0 20

Pillbox Nem-nem I (Bai-bai)

Sebagaimana Pillbox lainnya, Pillbox ini merupakan peninggalan penjajah Jepang yang berfungsi sebagai tempat perlindungan/pertahanan. Pillbox ini diperkirakan dibangun pada masa penjajahan Jepang (1941-1945) dan merupakan bukti otentik bahwa Kabupaten Mentawai secara umum pernah dijadikan sebagai pusat pertahanan tentara Jepang. Pillbox ini terbuat dari beton berwarna abu-abu, berbentuk persegi enam dengan satu buah pintu masuk yang berada di sisi selatan, dan pintu masuk lainnya di kiri kanan Pillbox, namun sudah tertutup tanah. Lubang Pillbox yang mengarah ke selat kondisi sekarang kalau air pasang tertutup oleh air. Lubang masuk Pillbox berukuran 80 x 100 cm. di kanan kiri lubang terdapat pola lekuk berjumlah masing-masing tiga buah yang mengindikasikan bekas penyangga kayu atau bambu sewaktu proses pengecoran.

Di bagian langit-langit Pillbox terdapat lubang ventilasi berbentuk silinder dengan diameter 35 cm. Tebal Pillbox bervariasi dari 40 cm – 75 cm, tingginya 250 cm, dan diameter Pillbox bervariasi antara 4 – 5 m. Ada sebuah ruangan dalam Pillbox ini yang memungkinkan orang masuk ke dalamnya. Permukaan Pillbox kondisi sekarang tertutup oleh tanah dan semak, bahkan belum lama ditanami dengan pohon kelapa. Teknik pengerjaan Pillbox diperkirakan dengan sistem mengecor lapis demi lapis yang terlihat dari garis-garis lapisan pada sisi luar Pillbox. Finishing permukaan Pillbox dibiarkan begitu saja, tanpa penghalusan maupun pemelesteran kembali. Dari segi fungsi, diperkirakan Pillbox ini berfungsi untuk mengamankan selat Pagai, yang indikasinya lubang tempat laras 51 senapan mengarah ke arah selat, sedangkan pintu masuk lainnya mengarah ke kiri dan kanan atau daratan.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/wp-content/uploads/sites/28/2018/08/Cagar-Budaya-Kabupaten-Mentawai.pdf
Comments
Loading...