Pesona Pesanggrahan Sendangsono

0 114

Pesona Pesanggrahan Sendangsono

Siapa yang tidak kenal ataupun belum pernah mendengar nama besar Romo Mangun. Lelaki yang bernama lengkap YB Mangunwinajaya tersebut tidak saja dikenal sebagai seorang pastur Katholik tetapi sekaligus seorang arsitektur dan penganut paham humanism dalam setiap sepak terjangnya. Bagi penggelut sastra, nama Romo Mangun sangat akrab dengan karya-karya romannya, seperti Rara Jonggrang, Burung-burung Manyar, dll.

Salah satu jejak karya arsitektur Romo Mangun yang spektakuler adalah Pesanggrahan Sendangsono. Sendangsono sendiri merupakan sebuah situs yang sangat bersejarah dalam penyebaran agama Katholik di Tanah Jawa. Adalah Romo Vanlith, seorang misionaris yang pada awalnya datang di wilayah Muntilan, melakukan pembabtisan terhadap Barnabas Sarikrama dan beberapa warga setempat di sebuah sendang di bawah pohon sono (angsana) yang terletak di atas perbukitan Menoreh. Berawal dari keberadaan sendang inilah, tempat tersebut menjadi tujuan peziarahan kaum Katholik yang hingga kini dikenal sebagai Sendangsono.

Sendangsono terletak di gugusan perbukitan Menoreh. Dari jalur utama yang menghubungkan Muntilan – Wates, sebelum tikungan jembatan di wilayah Banjaroya kita akan menemukan sebuah pertigaan yang mengarah ke kanan. Dengan menyusuri jalanan beraspal yang relatif sepi dari hiruk-pikuk kendaraan, kita harus menyusurinya sepanjang kurang lebih 7 km untuk tiba di Sendangsono.

Source https://pendekartidar.org https://pendekartidar.org/pesona-pesanggrahan-sendangsono.php
Comments
Loading...