Penjara Lama Bukittinggi

0 88

Lokasi Penjara Lama

Penjara Lama terletak di terletak di Bukittinggi, Sumatera Barat.

Penjara Lama

Belasan kamar dengan ukuran besar dan kecil berderet-deret memanjang dari arah Timur Laut ke Barat Daya. Di setiap kamar terdapat pintu dari baja dengan engsel-engsel besar dan kunci-kunci besi dengan gembok yang terlihat telah berkarat. Dinding-dindingnya telah berwarna coklat dan di sana-sini dijalari lumut; betonnya mengelupas pada beberapa bagian terutama pada yang bersentuhan dengan lantai yang ubinnya juga telah banyak lepas. Sementara atap-atapnya sel-sel itu nyaris seluruhnya telah rusak, bahkan nyaris atap kompleks bangunan itu lebih setengahnya telah habis copot. Hanya beberapa atap ruang kantor yang masing kokoh berdiri. Halaman bagian dalam juga telah ditumbuhi ilalang-ilalang tinggi.

Namun, sekalipun telah ‘lumutan’ dimakan waktu, sisa kekuasaan kolonial itu terlihat masih meninggalkan kesannya yang tiranik di situ. Sekalipun penjara ini sudah tidak digunakan lagi sebagai tempat penahanan, namun kekokohan arsitekturalnya masih tampak. Tiang-tiang penyangga bangunan masih berdiri kokoh. Jeruji-jeruji besar di tiap bangsal masih kuat sekalipun telah dilumuri karat.

Bangunan penjara ini sendiri terdiri dari ruang-ruang untuk kantor di bagian depan dan kamar-kamar untuk para tahanan yang di bagian belakang. Ruangan kantor dan ruang tahanan dipisahkan oleh pintu dari besi besar dan sebuah bagian lain untuk ruang penjaga. Kamar tahanan berjumlah belasan buah, yang pada masing-masing kamar terdapat jendela kecil yang ditempatkan di bawah langit-langit (jendela kecil itu telah penuh dengan jaring laba-laba yang menebal). Kantor kepala penjara terletak di sebelah depan dekat pintu gerbang, yang berjejer dengan ruang perawatan dan dapur, yang masing-masing dipisahkan oleh gang-gang.

Memasuki Penjara Bukittinggi, Gevangenis van Fort de Kock, demikian namanya disebut pada masa kolonial Belanda, sunyi seketika menyergap saya. Ketika bersuara, suara Anda akan lama bersipongang seakan sedang berada dalam goa batu. Ketika, dari dalam kompleks penjara itu, Anda melihat keluar, betapa terasa penjara itu terpisah dari keriuhan dunia sekitarnya. Padahal, penjara ini letaknya berseberangan jalan dengan Bioskop RE yang ramai; juga dekat sekali dengan gedung Bank BNI 46 yang berdiri megah. Di depan penjara ini, juga melintang jalan raya yang sesak, jalan utama kota itu, Jalan Perintis Kemerdekaan. Barangkali betul saja apa yang dikatakan Maisir Thaib, ketika pada tahun 1940 dia dipenjarakan di sini dan memandang keluar seperti saya tengah memandang. ‘Sekalipun terletak di tengah kota besar, tetapi penjara ini bagaikan pulau terpencil di tengah lautan yang terputus hubungannya dengan daerah sekelilingnya,’ tulis Maisir dalam memoirnya, Menempuh Tujuh Penjara.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/ https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/2017/01/18/penjara-lama-di-bukittinggi/
Comments
Loading...