Peninggalan Rumah Raja Kaidipang Besar

0 97

Peninggalan Rumah Raja Kaidipang Besar

Kendatisudah berusia seabad atau 100 Tahun lamanya, namun rumah peninggalan Raja Kaidipang Besar Ram Suit Pontoh di Boroko, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara masih terlihat berdiri kokoh.

Rumah tersebut kini telah menjadi situs budaya peninggalan Raja Kaidipang Besar atau biasa disebut Komalig. Rumah yang dibangun sejak Tahun 1911 hingga 1912 masih sangat asli, kecuali pada bagian atapnya yang sudah diganti dengan Seng oleh Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, karena sudah bocor akibat lapuk dimakan usia. “Kalau atap yang aslinya itu terbuat dari kayu, sangat kuat sebetulnya, tapi karena sudah tua dan bocor, maka oleh pemerintah saat ini sudah diganti dengan seng, sehingga masih tetap lestari hingga saat ini,” ujar Dolly Pontoh kepada Tribun Manado.

Dolly yang kini berusia 64 Tahun merupakan cucu dari Raja Kaidipang Besar dari istri yang ke-3. Ia sudah 21 Tahun terakhir menjaga dan membersihkan rumah yang pernah didiami kakeknya itu selama puluhan tahun, untuk menjalankan pemerintahan sebagai raja. “Di rumah ini ada kamar yang biasa dijadikan tempat raja menginap, dan ruang tamu, hingga gudang untuk menyimpan barang yang tiap hari saya bersihkan agar tetap lestari,” ungkapnya.

Rumah Raja Kaidipang Besar sangat mudah dijangkau dan dilihat sebab berada di pinggir ruas jalan Trans Sulawesi dan berada dipusat kota yang berhadapan langsung dengan Lapangan Kembar Boroko. Bangunan rumah terbuat dari kayu dengan ornamen khas Kaidipang yang unik, dan memiliki nilai seni tinggi. Luas Situs Komalig 12.155 meter persegi, dan luas bangunan mencapai 213,75 meter persegi.

Abdul Maloho, Kepala Dinas Perhubungan, Pariwisata, dan Kominfo Bolaang Mongondow Utara mengatakan untuk melestarikan peninggalan budaya itu, pemerintah kedepan akan membuat duplikatnya, sehingga generasi masa kini bisa paham perjuangan para pendahulunya untuk memajukan daerah.

Adanya Rumah Raja itu sebenarnya bagi Maloho memberikan symbol dan motivasi bagi masyarakat masa kini untuk terus berkarya, dan saling membantu serta menopang satu sama lainnya, sehingga bisa menjadi lebih maju dan sejahtera.

Source http://manado.tribunnews.com http://manado.tribunnews.com/2015/02/27/peninggalan-rumah-raja-kaidipang-besar-jadi-lokasi-wisata-di-bolmut
Comments
Loading...