Pendopo Kawedanan Leuwi Munding Jawa Barat

0 43

Pendopo Kawedanan Leuwi Munding

Bangunan bekas kantor kawedanan Leuwi Munding ini sekarang digunakan sebagai bagian dari kantor Kecamatan Leuwi Munding. Letaknya berada di sisi Selatan alun-alun Kecamatan Leuwi Munding. Berukuran 19 x 18,20 pada koordinat 06°44’23,3” LS dan 108°20’42,2” BT.

Bangunan ini tampak lebih banyak mengambil unsur lokal dan memiliki perbedaan dengan bangunan kawedanan lainnya yang biasanya dilengkapi bangunan pendopo pada bagian depannya. Bangunan Kawedanan Leuwi Munding pada bagian depannya hanya berupa serambi berukuran 18 x 4 m dengan jajaran tiang-tiang kayu sebagai penopang atapnya. Lingkungannya sedikit banyak juga masih memakai pola tata letak kota lama (tradisional). Di sisi selatan berupa alun-alun dengan mesjid jami di sisi Barat, kemudian bangunan pelayanan public (pegadaian) dan kantor desa berda di sebelah selatan alun-alun, sedangkan pasar berada di atau sisi Utara kawedanan.

Bangunan beratap jurai model tumpang. Pintu masuk utamanya hanya satu dan diletakkan di tengah bagian depan. Tampak dari depan,bangunan ini memiliki empat jendela besar yang mengapit pintu masuk. Pintu masuk berupa pintu tinggi dengan dua daun pintu berpanel kaca berukuran tinggi 260 cm, lebar 140 cm yang pada bagian atasnya dilengkapi ventilasi berbentuk krepyak. Kusen pintu berukuran 357 x 170 cm dengan ukuran kayu 16 x 16 cm. Jendelanya juga berupa jendela tinggi dengan dua daun pintu berpanel kaca, namun di atas jendela tidak terpasang ventilasi.

Setelah melewati pintu masuk utama akan didapati serambi dalam berukuran 6,9 x 5,50 m yang pada kanan dan kirinya terdapat satu kamar berukuran 6,20 x 5,50 m. kedua kamar tersebut memiliki pintu yang terhubung dengan serambi dalam. Masing-masing kamar ini memiliki dua jendela berukuran tinggi 290 x 170 cm.

Satu jendela membuka dengan arah pandang ke halaman depan, sedangkan satu jendela lainnya membuka dengan arah pandang ke halaman samping. Pada dinding yang menghubungkan ruangan serambi dengan ruangan berikutnya yang berada di bagian dalam terdapat satu lubang berbentuk bujur sangkar berukuran 146 x 146 cm. Fungsinya mungkin sebagai ventilasi udara dan cahaya dari ruang depan.

Masuk semakin ke dalam, melewati dua pintu tinggi akan didapati ruang tengah (galeri) yang cukup luas berukuran 6,95 x 6,80 m. Pada kedua sisi ruangan ini terdapat dua kamar, satu besar dan satu lainnya yang terletak paling belakang berukuran kecil. Kamar besar dengan ukuran 6,20x 3,64 m memiliki pintu tinggi dengan ventilasi model krepyak. Jendelanya hanya satu dan membuka dengan arah pandang ke halaman samping.

Dua kamar paling belakang memiliki ukuran yang kecil 3,64 x 2,00 m. satu kamar digunakan sebagai dapur yang dilengkapi kamar mandi, sedangkan satu kamar lagi digunakan sebagai gudang. Kedua kamar berukuran kecil tersebut tidak memiliki jendela. Daun pintunya hanya berukuran tinggi 202 cm dengan lebar 83 cm. pada bagian dinding galeri yang menghadap bagian halaman belakang terdapat jajaran tiga jendela besar dengan daunnya yang model krepyak dengan bilah kisi-kisinya dapat dinaik-turunkan menggunakan bilah kayu pada bagian daun jendelanya. Jendela model ini juga terpasang pada jendela-jendela kamar.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbbanten/keraton-dan-pendopo-di-provinsi-jawa-barat-4/
Comments
Loading...