Pemakaman Belanda Kuno di Kebun Raya Bogor

0 5

Pemakaman Belanda Kuno di Kebun Raya Bogor

Di dalam Kebun Raya Bogor terdapat sebuah tempat yang sebenarnya sangat menarik untuk dilihat. Memang bentuk tempat tersebut yang berupa sebuah Pemakaman Belanda Kuno tidaklah seberapa menarik dibandingkan Rumah Anggrek yang ada disisi lainnya.

Seringkali pengunjung yang datang terlewat memasukkan tempat ini dalam daftar bagian Kebun Botani yang ingin dilihat. Apalagi keberadaannya sendiri tertutup oleh tebalnya rumpun pohon bambu yang menaungi tempat tersebut. Semua menambah jarangnya pengunjung ke tempat ini. Padahal sebenarnya di tempat ini terdapat cuplikan dari sebagian kecil sejarah tentang Bogor dan Kebun Raya.

Terdapat 42 buah makam di dalam kompleks berukuran sekitar 20 M X 30 M ini. Tiga puluh delapan diantaranya memiliki identitas dan 4 sisanya tidak memiliki tanda apa-apa. Makam termuda adalah milik Dr. A.J.G.H Kostermans, seorang ahli Botani berkebangsaan Belanda pada awalnya. Hanya kecintaannya terhadap Indonesia dan Kebun Raya Bogor membuatnya mengubah kewarganegaraannya menjadi Indonesia. Beliau meninggal tahun 1994 dan sesuai wasiatnya ia dimakamkan di dalam lingkungan Kebun Raya yang dicintainya.

Nah, salah satu dari makam tersebut usianya bahkan lebih tua dibandingkan Kebun Raya Bogor sendiri. Bila menurut catatan sejarah Caspar Georg Carl Reinwardt  mendirikan Kebun Raya ini di tahun 1817, sedangkan usia makam tersebut sekitar 230 tahun alias sudah ada tahun 1784. Makam tersebut adalah milik Cornelis Potmans, seorang administrator toko obat berkebangsaan Belanda.

Selain yang tertua dan termuda, ada sebuah makam yang menyimpan cerita unik. Makam tersebut adalah milik 2 orang. Ya , dua orang. Namanya Heinrich Kuhl and J.C. Van Hasselt, dua orang ahli Biologi muda yang dikirim ke Bogor untuk mempelajari keanekaragaman spesies flora dan fauna.

Masih terdapat banyak makam lain di kompleks ini seperti kuburan DJ. de  Eerens, seorang Gubernur Jenderal Belanda yang hidup tahun 1781-1840. Ada juga nama Ari Prins, politikus Belanda.Keunikannya dari makam kedua orang ini adalah makamnya hanya satu. Jasad kedua orang tersebut dimakamkan dalam satu liang lahat. Walaupun keduanya tidak wafat pada tahun yang sama, Kuhl wafat tahun 1821 sedang Hasselt dua tahun kemudian, ikatan persahabatan mereka terbawa sampai akhir hayat.

Bisa dikata pemakaman Belanda kuno ini adalah tempat peristirahatan terakhir bagi banyak orang “penting” pada masanya. Selain sejarah yang terkandung di dalam kompleks Pemakaman Belanda kuno ini, satu hal lain yang menarik diperhatikan adalah tentang keunikan bentuknya. Banyak dari makam tersebut yang mengikuti arsitektur masa lalu di negara Tulip tersebut. Sebagian memiliki pahatan di dindingnya. Ada yang memiliki bentuk seperti obelisk.

Source http://www.lovelybogor.com http://www.lovelybogor.com/pemakaman-belanda-kuno-di-kebun-raya-bogor/
Comments
Loading...