Pelabuhan Paotere Makassar

0 249

Lokasi Pelabuhan Paotere

Pelabuhan Paotere terletak di Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, Sulawesi Selatan.

Pelabuhan Paotere

Pelabuhan Paotere merupakan pelabuhan andalan yang dimiliki oleh kerajaan Gowa-Tallo pada abad ke 14 sewaktu memberangkatkan konvoi penyerangan sekitar 200 perahu Pinisi ke Malaka. Selanjutnya, pada abad ke-15, Pelabuhan Paotere sudah terkenal sampai ke luar negeri sebagai salah satu bandar niaga.

Pelabuhan ini juga dikelola secara otonom dan berperan sebagai salah satu pintu gerbang ekspor pengiriman beragam komoditi dari kawasan timur Nusantara ke Mancanegara. Barang-barang komoditi seperti kopi, damar, beras, serta hasil bumi lainnya, diekspor dengan cap ‘Haven Makassar’, diangkut di pelabuhan ini oleh perahu Pinisi yang saat itu berukuran tiga kali lebih besar dari ukurannya sekarang.

Namun pada awal abad ke-19, pelabuhan ini ditutup sebagai pelabuhan bebas oleh Belanda yang saat itu menjajah Indonesia. Penutupan ini berakibat timbulnya perang antara pihak Belanda dengan tiga kerajaan besar yang ada di Sulawesi Selatan saat itu, Bone, Gowa, dan Luwu. Perang ini pun mengakibatkan kemasyhuran pelabuhan Paotere perlahan memudar.

Sejak perang tersebut, pelabuhan ini tidak lagi menjadi pelabuhan terbesar dan hanya sedikit roda perekenomian yang bisa bertahan di tempat ini. Tetapi pada awal abad ke 21, cucu Raja Gowa terakhir, Thamrin Andi Mansyur, menggalakkan peningkatan kualitas kawasan pelabuhan Paotere Makassar.

Ia ingin agar nama pelabuhan Paotere yang pada beberapa abad yang lalu terkenal hingga ke luar negeri kembali. Ia pun menuntut pelabuhan ini diberi hak pengelolaan otonom.

Hingga pada tahun 1991 seperti dilansir dari situs Pusat Informasi Pelabuhan perikanan, Dinas Perikanan dan kelautan Provinsi Sulawesi Selatan bersama Direktorat Jenderal Perikanan, melaksanakan proyek Pengembangan Prasarana Perikanan Tahun Anggaran 1991/1992 untuk pengadaan sarana Pelabuhan Paotere kota Makassar.

Pelabuhan Paotere pun kembali difungsikan setelah pembangunan fisik yang terlaksana selama 11 bulan, mulai dari bulan Maret 1991 sampai dengan bulan Januari 1992. Sejak saat itu, Pelabuhan Paotere mengalami renovasi hingga menjadi tempat bersandarnya perahu-perahu nelayan kecil dan menjadi tempat penjualan ikan yang sangat ramai.

Source http://rakyatku.com http://travel.rakyatku.com/read/72680/2017/11/05/sejarah-pelabuhan-paotere-kota-makassar
Comments
Loading...