situsbudaya.id

Museum Tanjungpandan Belitung

0 69

Lokasi Museum Tanjungpandan

Museum Tanjungpandan terletak di Jl. Melati No.41A, Tanjungpandan, Belitung.

Museum Tanjungpandan 

Semula Museum Tanjungpandan bernama Museum Geologi, didirikan atas perintah Menteri Perindustrian Dasar dan Pertambangan RI, Dr. Chaerul Saleh (10 Juli 1959 – 28 Maret 1966), kepada perusahaan penambangan Timah di Belitung, Bangka dan Singkep untuk masing-masing mendirikan sebuah museum. Perintah itu dilaksanakan dibawah pimpinan Dr. R. Osberger, geolog asal Austria yang menjabat Kepala Dinas Eksplorasi dan Geologie Perusahaan Penambangan Timah Belitung yang berkedudukan di Kelapa Kampit. Karena itulah awalnya museum itu akan didirikan di Kelapa Kampit, namun diubah ke Tanjungpandan atas perintah Direktur Utama Penambangan Timah Belitung, Ir. MEA Apitule, untuk memudahkan akses bagi pengunjung.

Museum Tanjungpandan Belitung menempati bangunan tua bekas kantor NV Billiton Maatschappij, yang juga pernah dijadikan tempat tinggal Kepala Penambangan Timah Belitung di jaman Belanda. Adalah bang Junai yang bersemangat menghubungi Salim Yah agar bisa datang untuk bercerita panjang lebar tentang museum dan Belitung secara umum.

Koleksi Museum Tanjungpandan

Masuk ke ruang Museum Tanjungpandan Belitung terlihat koleksi keramik tua Tiongkok, seperti kendi, mangkok, dengan bermacam bentuk dan ornamen yang ditemukan di Belitung. Keramik itu ada yang berasal dari jaman Wangsa Tang (618 – 907), Sung (960 – 1279), Ming (1368 – 1644), dan Yuan (1279 – 1368). Ada pula gerabah yang asal Thailand.

Ada koleksi Ikan Arapaima (pirarucu, paiche) yang hidup diperairan Sungai Amazone, sumbangan Gunawan, warga Tanjungpandan. Panjangnya bisa mencapai 2,5 m, berat 100 kg, merupakan salah satu ikan air tawar terbesar di dunia. Ikan jenis ini diperkirakan masih hidup di Sungai Lenggang, Belitung Timur, yang disebut Ikan Ampong atau Ikan Buaya.

Source Museum Tanjungpandan Belitung Bangka Belitung
Comments
Loading...